Diduga Cemarkan Nama Baik Wartawan dan LSM, 2 Oknum di Laporkan ke Polda Jateng

FOKUSLINTAS.com – Sebuah akun media sosial Facebook atas nama dua oknum yaitu Iman Wartaindonews dan Jasmin dilaporkan oleh Warsito pagi tadi ke Polda Jawa Tengah, Rabu 06 Agustus 2019.

Akun Facebook tersebut dilaporkan ke pihak yang berwajib karena diduga telah melakukan ungkapan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap profesi Wartawan dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).

Informasi yang dihimpun fokuslintas.com, bahwa oleh pelapor yang didukung beberapa tim media dan LSM di wilayah Sragen barat. Bahwasanya 2 oknum itu dilaporkan atas dasar tindakannya lewat jejaring sosial dengan percakapannya kedua akun facebook tersebut dalam postingannya muncul beberapa lontaran kata pelecehan atau celotehan yang tidak pantas terhadap profesi Wartawan atau LSM.

“Dalam isi percakapan di medsos tersebut kedua oknum menyebut suatu profesi wartawan dan LSM. Disitu bersifat pencemaran dan penghinaan, saya ada buktinya dan saya screenshoot sebagai barang bukti laporan serta sebagai dasar pengaduan ke pihak kepolisian,” ungkapnya.

Bukti di Media Sosial percakapan 2 oknum

Menurutnya, di Sragen Barat beberapa mitra baik dari beberapa Media dan LSM telah berkumpul musyawarah serta sepakat menyatakan dukungan terhadap Warsito terkait pengaduannya ke pihak Polda Jateng. Mereka juga menyatakan bakal mengawal dan memonitor berjalannya kasus tersebut hingga selesai.

“Postingan berisikan uneg-uneg dua oknum tersebut, harusnya tak layak dipublik postingan seperti itu di viralkan dan sangat tidak bijak. Tulisan pertama menjelekkan, seolah kejadian masalah itu terjadi dan bahasanya seperti memprovokasi. Ada unsur menjelekkan dan menghinakan, padahal belum tentu tahu kebenaran apalagi klarifikasi. Sudah kami laporkan ke Polda Jateng, kemudian biar dilanjutkan ke cyber Polda,” tukas dia.

Bukti tanda terima pelaporan ke Polda Jateng

Warsito menjelaskan, setelah melakukan koordinasi, pihaknya memutuskan untuk melaporkan hal itu ke Polisi. Karena postingan itu dianggap pelecehan dan menjelekkan nama baik repotasi dunia Media dan LSM. Saat membuat laporan, Warsito dan timnya pun turut menyertakan print dari capture postingan yang mereka permasalahkan.

“Menurut saya tidak ada istilah Wartawan dan LSM abal-abal atau bodrek, karena mereka bekerja menggunakan kode etik dan adanya aturan tersendiri. Keberadaannya di lindungi undang-undang. Memang belum ada klarifikasi dari pihak terduga mengenai hal ini karena baru pelaporan, semua masalah ini sepenuhnya saya serahkan kepada pihak kepolisian. Postingan kedua oknum yang diupload pada Facebook, bahwa dugaan pasalnya adalah UU ITE, yang mengatur soal pencemaran nama baik,” kata dia.

Lebih lanjut Warsito menyatakan, pelaporan pengguna Facebook ini juga merupakan bentuk pendidikan kepada masyarakat. Kedepan agar masyarakat tidak mudah menjelekkan. Apalagi di media sosial. (War-Sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *