Sempat Heboh, Belasan Pedagang Asal Sragen di Kabarkan Reaktif Positif Corona

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wakil Dedi Hendratmo. Foto : (dok/ist)

 

FOKUSLINTAS.com – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengaku belum menerima laporan detail perihal 14 pedagang asal Sragen di Pasar Ketanggung, Sine, Ngawi, Jatim yang dinyatakan positif atau reaktif dari hasil rapid test dua hari lalu.

Pihaknya juga sudah meminta Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) untuk melakukan tracking. Para pedagang itu juga akan dilakukan swab test oleh DKK.

“Saya sudah meminta Pak Hargi (Hargiyanto-Kepala DKK) untuk melakukan tracking. Saya minta kasih saya alamat lengkapnya untuk dilakukan swab test bersamaan nanti di gedung teknopark bareng teman- teman yang dari Gowa itu. Jadi sekalian di ambilnya,” papar Bupati ditemui usai menyerahkan secara simbolis bantuan langsung tunai (BLT) DD di Bank Jateng, Selasa (19/5/2020) kemarin.

Bupati mengatakan jika memang reaktif rapid test, mereka akan diedukasi terlebih dahulu. Pihaknya juga meminta segera dilakukan identifikasi mana-mana orangnya.

Jika sudah ketemu, nantinya mereka akan dilakukan swab test. Kalau hasil swab positif, maka pedagang itu akan dijemput untuk menjalani penanganan.

“Kalau sudah positif, kita ambil. Mereka yang rapid test positif kita minta isolasi mandiri. Kemudian kita swab, kalau positif dan dia OTG di SMS. Kalau perempuan kita taruh di Yapennas,” tegasnya.

Sebelumnya, sebanyak 14 pedagang asal Sragen dinyatakan reaktif atau positif saat dilakukan rapid test covid-19 di Pasar Ketanggung, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2020) pagi.

Belasan pedagang itu diketahui berasal dari berbagai kecamatan di Sragen itu saat ini sudah diminta melakukan isolasi mandiri.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto mengatakan hasil koordinasi dengan Pemkab dan DKK Kabupaten Ngawi, Jatim, memang benar ada 14 pedagang asal Sragen yang rapid testnya reaktif.

“Benar memang kondisinya demikian. Ada 14 warga Sragen yang hasil rapid test-nya reaktif,” paparnya kepada wartawan.

Dari hasil itu, para pedagang itu sudah diminta melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Mereka diminta isolasi mandiri selama 14 hari sembari menunggu hasil swab test. Berbagai sumber

 

 

(Bgs-Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *