Waspada Buat Pemelihara, Balita Sragen di Gigit Kutu Kucing Sampai Meninggal


Tsamara Khumaira Mariba | dok keluarga

 

FOKUSLINTAS.com – Tsamara Khumaira Mariba, bocah berusia setahun, yang mengidap tumor dan pembengkakan pada jari akibat gigitan kutu kucing (pinjal), akhirnya meninggal dunia. Balita perempuan dari Dukuh Dayu RT 17, Desa Jatitengah, Kecamatan Sokodono, Sragen itu meninggal di Rumah Sakit Moewardi Solo pagi dinihari.

“Meninggalnya dinihari tadi pukul 01.40 WIB di RSUD dr Moewardi Solo,” ujar orangtua Tsamara, Wanto, Kamis (28/5).

Putri kedua pasangan Wanto (30) dan Etik (29) tersebut meninggal setelah mengalami masa kritis tadi malam. Tsamara dikabarkan sempat drop, muntah-muntah sebelum kemudian mengembuskan nafas terakhirnya dinihari tadi.

Wanto menguraikan putri bungsunya itu terakhir kali dalam kondisi mengalami penurunan trombosit.

Sejak kasusnya mencuat di media dan mendapat perhatian dari berbagai pihak dua bulan silam, putrinya kemudian dirawat di RSUD Moewardi Solo.

“Tidak jadi dioperasi Mas, tapi dilakukan kemotherapi,” terangnya.

Kepergian Tsamara menyisakan duka mendalam bagi pasangan yang berprofesi sebagai buruh serabutan itu. Perjuangan panjang tak kenal lelah mereka untuk mencari kesembuhan buah hatinya itu, harus berakhir dinihari tadi.

Tsamara dimakamkan di pemakaman umum dukuh setempat tadi pagi. Duka dan air mata dari keluarga dan warga mengiringi kepergian balita tersebut.

Ibu Tsamara, Etik mengisahkan sebenarnya putri keduanya itu terlahir normal. Penyakit benjolan itu berawal ketika putrinya berumur 3 bulan atau pada bulan Juli 2019. Saat itu, dia sedang memasak di dapur dan putrinya ditidurkan di dekat tempat memasak.

Saat itulah, ia sempat melihat ada hewan kutu kucing (dalam bahasa jawa pinjal) sedang menggigit jari manis tangan kanan bayinya. Kutu berwarna hitam itu langsung dia singkirkan. Rupanya gigitan kutu pinjal itu menjadi awal dari segalanya.

Awalnya tak ada tanda apapun pada bekas gigitan kutu itu. Namun beberapa hari kemudian, mendadak muncul bentol di jari manis tepat pada bekas gigitan yang makin hari makin membesar. Tim

 

(Taal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *