Lagi, Kasus Pasien Covid-19 di Boyolali Tambah 2 dan Total jadi 25


Jumlah kasus positif virus corona Boyolali bertambah dua orang lagi sehingga totalnya menjadi 25 orang pada Jumat (29/5/2020).

 

FOKUSLINTAS.com – Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Boyolali bertambah lagi dua orang sehingga totalnya menjadi 25 orang. Dari jumlah yang masih dirawat ada 11 orang.

Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina, mengatakan kasus baru itu menjadi kasus 024 dan 025. “Update kasus positif Covid-19 saat ini total sebanyak 25 orang. Jumlah yang dinyatakan sembuh 13 orang, kemudian yang menjalani perawatan 11 orang dan meninggal dunia satu orang,” terang dia dalam rilis yang diterima awak media, Jumat (29/5/2020).

Dia menjelaskan untuk kasus tambahan nomor 024 merupakan warga Kecamatan Sambi dengan inisial DW, 20. Kemudian untuk kasus 025 adalah SH, 37, dari kecamatan yang sama.

Kedua kasus baru positif virus corona Boyolali itu dari klaster Jakarta. Kedua orang tersebut merupakan keluarga dari pasien 023 berinisial ST. Saat ini SH dan DW masih menjalani karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Boyolali.

Dinas Kesehatan Boyolali juga tengah melacak kontak erat dari kedua pasien baru tersebut. Berdasarkan data di https://covid19.boyolali.go.id, Jumat (29/5/2020) yang diperbarui pada Kamis (28/5/2020) pukul 14.45 WIB, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 19 orang.

Jumlah pelaku perjalanan yang dipantau di Boyolali sebanyak 1.074 orang. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 44 orang. Orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 337 orang.

Sementara itu kegiatan patroli dan edukasi tertib menjalankan protokol kesehatan terus dilakukan aparat keamanan. Hal itu untuk mencegah bertambahnya jumlah kasus positif virus corona di Boyolali.

Babinsa dari Koramil 08/Banyudono Kodim 0724/Boyolali, Pelda Ngatman dan Serka Widi, bersama anggota Polsek Banyudono melaksanakan patroli di wilayah binaannya, Kamis (28/5/2020).

Pada kegiatan tersebut Babinsa dan anggota Polsek juga melaksanakan penertiban terhadap warga yang melaksanakan aktivitas berbelanja maupun berkumpul tanpa menggunakan masker di jalan Pasar Pengging, Desa Bendan, Banyudono, Boyolali.

“Tak peduli jauh atau dekat dari rumah, kalau keluar rumah [rumah] wajib memakai masker,” jelas Serka Widi. Dari hasil patroli masih ditemukan warga yang tidak memakai masker. Sl

 

Kont : Taal

Editor : Awi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *