Misteri Makhluk Palasik Penghisap Darah di Tapanuli Terungkap, Ternyata Begini Bentuknya!

Hewan ternak milik warga yang mati usai dihisap darah oleh makhluk misterius di Tapanuli Utara. |

 

FOKUSLINTAS.com – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKKSDA) Sumatera Utara akhirnya menemukan titik terang terkait misteri makhluk penghisap darah (palasik) hewan ternak yang meresahkan warga di Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Berdasarkan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi, petugas berhasil mendapatkan gambaran bentuk palasik tersebut yang diyakini merupakan hewan sejenis musang.

Kepala Tata Usaha BBKSDA Sumut, Teguh Setiawan (kiri). | bbksdasumaterautara.com
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Tata Usaha BBKSDA Sumut, Teguh Setiawan pada Kamis (25/6) lalu, seperti dikutip dari Kumparan.com.

“Berdasarkan pengamatan kami dan informasi yang didapatkan dari masyarakat, besar dugaan (palasik) termasuk keluarga musang,”

Teguh lantas menjelaskan, bahwa serangan makhluk penghisap darah ini cuma terjadi di satu dusun di Desa Pohan Toga saja.

Musang ini pun diduga memiliki ukuran yang cukup besar setelah petugas melihat pola serangna yang terjadi. Selain itu, makhluk ini juga diketahui menyerang ternak warga saat malam hari tiba.

Teguh lantas menjelaskan ciri-ciri hewan yang diduga menjadi palasik ini, yakni memiliki ukuran besar dan berwarna antara hitam atau loreng putih.

“(Ukuran) bisa lebih dari 1 meter, jenisnya banyak ini. Ada musang bulan atau musang air. Terus warnanya hitam, ada (juga) yang loreng putih,” jelas Teguh.

Misteri hewan penghisap darah ini juga terus menemukan titik terang lainnya, terlebih saat petugas mulai melakukan wawancara dengan sejumlah saksi mata yang sempat melihat makhluk tersebut.

“Kita tunjukkan ke masyarakat berbagai jenis (musang), masyarakat ada yang menunjuk salah satu jenis musang di foto yang kami bawa. Makanya kita yakin bahwa yang dimaksud adalah musang,”

Dengan semakin kuatnya informasi terkait bentuk makhluk penghisap darah ternak di Tapanuli ini, petugas pun mulai menyusun rencana untuk menangkap hewan misterius tersebut.

“Kita masih terus berupaya mencari yang dimaksud dengna hewan misterius ini,” ucap Teguh.

Misteri makhluk penghisap darah ini menjadi sorotan usai banyak hewan ternak milik warga seperti bebek, ayam, hingga babi mati secara mengenaskan.

Bangkai hewan-hewan tersebut digigit pada bagian leher namun dagingnya sama sekali tidak dimakan dan tetap utuh.

Bupati Tapanuli Utara kala itu pun sempat membuat sayembara bagi siapa saja yang bisa menemukan makhluk penghisap darah ini akan diberi imbalan Rp 10 juta.

Semoga petugas BBKSDA bisa segera mengungkap dan menangkap hewan misterius ini sehingga warga bisa segera merasa aman kembali. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *