Danrem 074/Warastratama Eks-Solo Baru, Berikut Sejumlah Kegiatan Besar yang Menanti

Penyambutan Danrem 074/ Warastratama, Kolonel (Inf) Rano Tilaar (foto: istimewa)

 

FOKUSLINTAS.com – Tongkat komando di jajaran Korem 074/ Warastratama berganti. Dari yang sebelumnya dijabat oleh Brigjen TNI Rafael Granada Baay digantikan oleh Kolonel (Inf) Rano Tilaar. Saat ini Rafael Granada Baay menduduki jabatan baru sebagai Aspotwil Kaskogabwilhan I.

Sebagai pucuk pimpinan di Korem 074/ Warastratama, mantan Paban Utama A-4 Dit A Bais TNI ini langsung fokus menjalankan perintah terkait kepatuhan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan sesuai instruksi dari pemerintah.

“Dalam kenormalan baru saat ini akses-akses masuk atau keluar Soloraya sudah diizinkan. Namun, kami dilibatkan pengawasan lokasi publik yang harus patuh pada protokol kesehatan. Ingat, pandemi Covid-19 belum selesai, belum ada negara yang mengatakan pandemi telah usai,” terang Rano saat berbincang dengan wartawan, baru-baru ini.

Berdasarkan data, kata Rano, beberapa lokasi di Indonesia masih masuk dalam kategori zona merah. Termasuk, di beberapa lokasi masih ada peningkatan jumlah.

Dalam memasuki new normal, personel TNI bakal ditempatkan di beberapa lokasi seperti pusat perbelanjaan. Namun, TNI bergerak sesuai leading sektor yakni Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19. Sehingga, TNI bersifat membantu sesuai permintaan Tim Gugus Tugas.

Disingung mengenai kontestasi Pilkada, jajaran Korem 074/ Warastratama siap membantu Polri terkait pengamanan di wilayah Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen dan Klaten (Subosukowonosraten).

“Saya sebagai Danrem 074/ Warastratama menyampaikan sudah jelas dari pimpinan tertinggi bahwa TNI dilarang melaksanakan politik praktis. Apabila kami membantu Polri dalam menghadapi dan mengantisipasi gejolak dalam Pilkada akan kami laksanakan,” jelasnya.

Rano menegaskan, apabila ada oknum anggota TNI yang terlibat dalam politik praktis, sudah pasti hukum yang menjerat. Tak hanya ditindak sesuai hukum disiplin, namun akan dilanjutkan ke Pengadilan Militer. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *