Saat Kalian Terpuruk Janganlah Berkecil Hati, Motivasi Ini Baik Untukmu Kawan?

Foto: dok (Mbah Memet/fokuslintas.com)

 

FOKUSLINTAS.com – Semua orang di dunia ini pastinya tidak ingin mengalami kesedihan, tapi dalam memahami dunia tidak sesederhana itu. Banyak rintangan yang harus kita lewati yang membuat kita merasa sedih atau merasa ingin mati saja.

Apalagi saat kita melihat orang lain di sosial media. Sepertinya orang-orang tidak pernah pernah mengalami kesusahan dalam hidupnya, ya?

Namun, tentu saja, kita tidak ingin terus-terusan merasa terpuruk. Kita ingin bangkit dan move-on. Namun, bagaimana caranya? Yuk, Sahabat fokuslintas.com, kita tengok tipsnya agar kita tidak terus-menerus merasa sedih.

“Yang Awal Mari Ingat Sang Gusti”

Allah Maha Mengetahui apa yang tidak kita ketahui. Husnuzon-lah kepada-Nya bahwa setiap kesusahan kita pasti ada jalan keluarnya, jangan sampai kita menyalahkan takdir. Gusti telah memberi kita segalanya. Contohnya saja Gusti telah memberi kita akal, maka gunakanlah akal untuk keluar dari kesedihan.

“Kemudian Saya Ingat Orang tua”

Memang orangtua adalah penyemangat yang paling ampuh ketika kita sedang bersedih. Mengingat kata ‘bunda’ selalu memberi semangat yang positif untuk kita, karena apa kita ingin memberikan yang terbaik untuknya.

Agar jasa-jasa beliau membesarkan kita terbalas, walau sampai kapanpun jasa tersebut tidak akan terbalas, karena jasa-jasanya begitu besar untuk kita. Ingatlah pengorbanannya ketika kamu sedang bersedih.

“Berteman dengan orang yang memiliki energi positif”

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW mengingatkan, “Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Jadi, teman bisa menjadi salah satu faktor sukses kita, lo. Saat kita berteman dengan orang baik, kita bisa terpengaruh untuk ikut berbuat baik. Begitu juga dengan sebaliknya.

Nah, jika kita selalu murung dan merasa terpuruk, coba cek lagi teman-teman. Jangan-jangan terlalu banyak energi negatif di sekitar. Cobalah memperluas lingkup pergaulan dan mencari teman-teman yang membawa energi positif. Kita bisa mencari teman dengan cara ikut komunitas sesuai dengan minat.

“Lalu Cari kesibukan”

Sahabat fokuslintas.com, tahukah kita faktor yang membuat kita terus-menerus meratapi kesedihan kita adalah, karena kita tidak mempunyai kesibukan yang bermanfaat untuk hidup?

Jika kita seorang wartawan, kita hanya pergi keluar untuk kegiatan, setelahnya kita pulang tanpa adanya kegiatan juga karya. Itu salah, gunakanlah waktu di masa hidup sebaik mungkin.

Carilah kesibukannya yang positif, contohnya mengikuti liputan, mengikuti organisasi, bekerja dan lain-lain. Jangan sampai ada celah untuk kesedihan itu masuk terus menerus dalam hidup.

“Ingat Pada Mimpi”

Kita ingin menjadi seorang reporter atau wartawan? maka rajin-rajinlah kita meliput sebuah event dan mengikuti komunitas yang bergerak di bidang media. Sekarang banyak sekali komunitas yang bergerak di bidang media. Carilah di situs pencarian.

Atau kita ingin menjadi seorang jurnalis beken? Kita harus rajin membaca buku. Bila kita tidak suka membaca buku bacalah jurnal atau e-book, dan rajinlah berdiskusi pada teman mengenai fenomena yang terjadi.

” Adakala Pergi Berlibur”

Jika kesedihan kita datang, pergi berlibur. dengan berlibur mungkin kita bisa menjernihkan pikiran kita yang sedang kacau balau dan melupakan masalah barang sejenak. Jangan mengurung diri di kamar karena hal itu dapat membuat pikiran kita tambah rumit dan kesedihan kita makin menjadi-jadi.

Liburan juga penting lo agar kita bisa menemukan jalan keluar. Siapa tahu lo setelah jalan-jalan kita jadi tahu apa yang harus dilakukan.

“Melihat lingkungan Sekitar”

Tidak perlu jauh-jauh untuk melihat orang yang lebih susah kehidupannya daripada kita. Tengoklah tetangga kita atau mereka yang ada di jalanan. Pastinya kita dapat melihat orang yang lebih susah daripada kehidupan kita. Entah anak yang mengamen di jalan raya atau binatang yang mencari mengais makanan. Hal ini akan membuat kita lebih bersyukur akan hidup.

Ide yang lebih baik lagi, yuk ikutan kegiatan sukarela. Entah berbagi dengan kaum dhuafa atau ikut memberi makan hewan jalanan (street feeding). Dengan berbagi, kesedihan kita akan terhapus dan tergantikan dengan semangat baru.

” Terakhir Saya Berdoa”

Sesuai dengan firman Allah swt, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’du, ayat 28).

Doa selalu menjadi hal yang paling mujarab di muka bumi ini , berdoalah pada Allah, mintalah pada-Nya untuk di beri jalan keluar yang terbaik dari masalah.

Nah, Sahabat, tetaplah semangat dalam menjalani hidup ini, ya. Ingatlah Gusti selalu bersama kita. Jangan menyerah. Mungkin saja dengan kita mendapat masalah, ada berkah di balik masalah itu. Jangan terus menerus bersedih, ya. Ingatlah Allah tidak akan menguji kita di luar batas kemampuan kita. (Mbah Memet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *