Sosok Hantu Aisyah, Si Misterius Penganggu OJOL Jogja

Foto: (Ist/Sosok Hantu Aisyah)

 

FOKUSLINTAS.com – Apa yang terbesit dalam benak Anda ketika mendengar kota Jogja? Kebanyakan dari Anda pastikan akan menyebutkan beberapa nama lain dari kota Jogja sebagai Kota Gudeg, Kota Pelajar, dan masih banyak lagi julukan lain yang pas untuk Kota yang satu ini.

Jogja yang dikenal sebagai kota yang tak pernah sepi ini tentunya sering dijadikan tempat untuk mencari rezeki. Yang sedang ngetrend di kota Jogja adalah menjadi driver OJOL. Jangan salah, menjadi seorang OJOL tidaklah selalu enak karena ada suka dan duka, salah satunya jika pemesan OJOL tersebut ternyata fiktif alias tidak diketahui asal usulnya.

Seperti yang baru baru sempat menggemparkan dunia OJOL Jogjakarta. Yang namanya driver Ojek online, ketika mereka mendapatkan orderan, pastinya mereka akan sangat senang karena hal tersebut yang nantinya akan menambah pemasukan mereka.

Belum lagi, jika mereka bisa menservice pelanggannya dengan baik, sudah dapat dipastikan rating yang mereka dapat akan terus merangkak naik dan mempengaruhi popularitas mereka sebagai tukang ojek online. Makanya, ketika mereka mendengar ponsel bordering dan melihat orderan masuk, mereka akan langsung memikirkan bagaimana cara memperlakukan para pelanggan dengan baik.

Namun, apa jadinya jika pelanggannya adalah seorang hantu? Apakah driver ojek juga harus memperlakukan mereka dengan sama. Hal tersebut baru-baru ini terjadi pada driver ojol yang bernama Yoga.

Pada malam itu, Yoga mendapatkan orderan dari seorang perempuan yang bernama Aisyah. Tak ada sedikitpun rasa curiga dari dalam benaknya. Seperti biasanya, Yoga akan menjemput pelanggannya dan mengantarkannya ke tempat tujuan. Si pelanggan yang bernama Aisyah ini memesan driver OJOL dari Malioboro dan tujuan Aisyah adalah Godean Sleman. Tentu saja, sebagai OJOL yang baik, Yoga bersedia mengantarkan Aisyah sampai tujuan.

Sekitar setengah jam berlalu, Aisyah sudah sampai di tujuannya, Godean Sleman. Kemudian, ia memberikan kepada Yoga uang 50 ribuan. Anehnya, saat Yoga ingin memberikannya uang kembalian, Aisyah menolak dan langsung pergi begitu saja. Yoga pun merasa sedikit aneh mengapa tips yang diberikan Aisyah malah lebih besar daripada uang bayar ojeknya.

Tetapi, Yoga tak mau ambil pusing dan berpikir positif bahwa Aisyah adalah orang yang baik. Namun, Yoga baru merasa aneh ketika ia ingin kembali karena rumah Aisyah malah berubah menjadi gorong-gorong dan pohon yang besar.

Seketika itu, Yoga menjadi takut bukan main dan langsung meminta driver OJOL lain untuk menjemputnya. Keanehan tak berhenti disitu karena uang 50 ribuan yang diberikan Aisyah, tiba tiba juga berubah menjadi selembar kain. Mengerikan bukan?

Cerita tentang pelanggan Aisyah yang sering banget memesan OJOL jogja juga dirasakan oleh driver yang bernama Rudi. Agak sedikit berbeda dengan Yoga, Rudi hanya diminta Aisyah untuk mengantarkan makanan ke alamat yang tidak jauh dari pasar klithikan.

Sepanjang perjalanan, Rudi pun masih dapat chatting dengan Aisyah dan Aisyah memintanya untuk mengantarkan sampai ke depan rumah. Namun, setelah sampai di alamat yang ia tuju, Rudi malah menjadi bingung. Di alamat tersebut tak ada sama sekali rumah, yang ada hanya pemakaman.

Rudi pun kembali mengkonfirmasi pada Aisyah, Aisyah memintanya untuk membawa makanan ke barat pasar klithikan tepatnya di Blok 3. Dalam hatinya, Rudi hanya membatin, bukankah area tersebut adalah area pemakaman tadi. Tetapi, karena ingin memuaskan pelanggannya dan tak ingin ratingnya menjadi turun, Rudi akhirnya kembali ke tempat tadi.

Dan benar saja, sesampainya di blok 3, Rudi malah semakin masuk di area pemakaman dan disitu ada satu nisan yang sudah rusak. Seketika itu, Rudi langsung cabut dan tak menghiraukan lagi chat dari Aisyah. Sebenarnya, kedua OJOL tersebut adalah OJOL yang baik karena berusaha melayani pelanggannya dengan baik.

Namun, entah apa maksud dari hantu Aisyah hingga membuat driver OJOL bingung dan ketakutan. Semoga cerita ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.(Tan-Han)

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *