Spanduk FUIS Jadi Sasaran Pencurian, Ustad Mala Khunaefi Melaporkan ke Mapolres Sragen

 

Foto: dok (Awi/fokuslintas.com)

 

FOKUSLINTAS.com – Pencuri dan pengrusakan sasar media reklame FUIS (Forum Umat Islam Sragen), yang terpasang pada baliho disejumlah titik wilayah Kabupaten Sragen. Aksi pencurian diduga dilakukan dinihari saat kondisi sepi. Belum diketahui siapa pelaku yang sudah melakukan pencurian.

Data yang dihimpun, kejadian tempat pemasangan spanduk tersebut berlokasi diperempatan Desa Gumantar dekat SPBU, spanduk berlogo ASMAK bertuliskan Aliansi Masyarakat Sragen Anti Komunis, tolak RUU HIP, Ganyang PKI dari NKRI, PKI anti Pancasila, anti agama, musuh Negara. Bahwa spanduk dipasang pada hari Minggu 21 Juni 2020 pukul 20.30 WIB, kemudian spanduk tersebut diketahui hilang pada hari Kamis, 25 Juni 2020 pukul 12.30 WIB.

Ustad Mala Khunaefi selalu Ketua FUIS juga pengasuh Ponpes Annurul Mubin Desa Kembangan Mojorejo Karangmalang Sragen juga mengatakan, pencurian yang terakhir ada ditempat lain pula, diketahui pemasangan spanduk yang hilang berlokasi diperempatan Bangjo Taruna Sragen, dipasang hari Senin 29 Juni 2020 pukul 20.14 WIB, diketahui hilang pada hari Rabu 1 Juli 2020.

“Spanduk dibaliho tersebut hilang diduga dicuri oleh oknum yang hingga sekarang belum jelas. Pencuri melakukan aksinya dinihari saat kondisi disekitar lokasi sepi. Besar kemungkinan hilang dicuri dan dirusak orang, belum tahu motif pelaku melakukan pencurian. Tapi kemungkinan juga karena faktor kesengajaan” ujarnya.

Surat bukti pelaporan FUIS ke Mapolres Sragen. Foto: Awi

 

Hilangnya spanduk dibaliho oleh FUIS sudah dilaporkan Mapolres Sragen, pada pekan lalu hari kamis 2 Juli 2020 pukul 13.45 WIB dan diterima oleh Kanit SPKT III Ipda Iwan Subekti, SH dengan Nomor: STPP/54/VII/2020/SPKT.

Ustad Mala berharap kasus tersebut diharapkan ditindaklanjuti aparat untuk segera menangkap pelaku. Menurutnya, kalaupun nantinya setelah berhasil menangkap pelaku, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Pihak Kepolisian.

“Belum tahu siapa yang mencuri, yang terpenting pelakunya bisa tertangkap dan dihukum sesuai aturan yang berlaku. Kemungkinan pelaku mengambil spanduk baliho melalui bagian belakang rangka. Kami harap jajaran Polres dapat bergerak cepat dalam melakukan pengungkapan kasus ini. Upaya penangkapan pelaku diperlukan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di wilayah hukum Polres Sragen,” Ungkap Ustad Mala pentolan FPI Sragen itu.

Upaya FUIS Sragen ke Kantor DPRD Sragen untuk meminta Audensi. Foto: (Awi)

Selain melaporkan kejadian itu ke Mapolres Sragen, pihak FUIS juga telah mendatangi kantor DPRD Sragen untuk perihal permohonan Audensi dan penyampaian Aspirasi. Hal itu telah diterima di kantor DPRD Sragen oleh Agus Mulyono dan Sugeng Wibowo akan tetapi untuk waktu masih ditentukan.

Upaya kepolisian sejauh ini terus melakukan penyelidikan atas kasus yang dialami itu, kemudian akan terus bekerja mengungkap kasus pencurian tersebut. Bahkan mengaku kasus itu tengah dalam penyelidikan yang dilakukan oleh tim khusus. FUIS pastikan pihak kepolisian bekerja maksimal, fokus pada pengungkapan kasus tersebut.

( Awi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *