Muncul Kasus Baru Klaster Tahu Kupat Solo, 1 Keluarga Nakes di Sragen Positif Corona


Satu keluarga nakes di Sragen positif Covid-19, termasuk klaster bakul tahu kupat Solo. Foto/Source: dok/Slc-ist

FOKUSLINTAS.com – Satu keluarga tenaga kesehatan alias nakes di Sragen positif Covid-19 yang termasuk klaster bakul tahu kupat Solo. Keluarga nakes itu tinggal di Sragen Kulon, Kecamatan Sragen.

Satu keluarga itu terdiri atas suami, istri, dan satu anak laki-laki yang masih berumur setahun. Istri dan anak tersebut tertular dari si kepala keluarga yang merupakan seorang tenaga kesehatan berinisial WH, 28. Dia dinyatakan positif Covid-19 pada 15 Juli 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen mencatat ada tiga tambahan pasien Covd-19 di Sragen per Senin (20/7/2020). Dua di antaranya adalah istri dan anak nakes positif Covid-19 di Sragen yang termasuk klaster bakul tahu kupat Solo. Kedua pasien itu berinisial HW, 31, dan SYG, 1.

Satu kasus lainnya berasal dari Kecamatan Jenar yakni pelaku perjalanan (PP) dari Kalimantan, HS, yang pulang pada 11 Juli 2020 lalu.

“Anak dan istri itu merupakan keluarga dari nakes yang dirawat di RS Kasih Ibu Solo. Mereka dari klaster kupat tahu. Kalau yang satunya HS baru pulang dari Kalimantan 11 Juli lalu dan dinyatakan positif Covid-19 hari ini,” ujar Hargiyanto.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKK Sragen, dr. Sri Subekti, menyampaikan tim DKK melakukan swab test kepada 30 orang di Technopark Sragen pada Senin siang. Mereka yang menjalani swab test terdiri atas 10 orang hasil tracing pedagang Pasar Gemolong; 9 orang asal Miri yang merupakan hasil tracing dari Pondok Jatisrono, Wonogiri; dan 6 kontak erat dokter positif Covid-19 di RSUD dr. Soeratno Gemolong.

“Selain itu ada ada lima orang yang ikut swab test karena reaktif berdasarkan rapid test mandiri, yakni dari Sukodono, Sumberlawang, Plupuh, Tanon, dan RSD Technopark Sragen,” ujarnya.*(TIM)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *