Boleh Percaya Boleh Tidak, Begini Fakta Tentang Keberadaan Sosok Nyi Roro Kidul Sang Penguasa Pantai Selatan

Foto Tentang Keberadaan Sosok Nyi Roro Kidul, Sang Penguasa Pantai Selatan. Kamar khusus untuk menjadi tempat persinggahan sang ratu. Kamar yang legendaris adalah kamar dengan nomor 327 dan 2401 di Hotel Grand Bali Beach. Foto: dok/Istimewa

 

FOKUSLINTAS.com – Legenda Nyi Roro Kidul atau Nyai Roro Kidul hingga sekarang masih dipercaya oleh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat di wilayah Jawa.

Mereka percaya keberadaan Nyi Roro Kidul sebagai seorang penjaga laut pantai selatan. Selain sebagai seorang penjaga, masyarakat juga percaya jika Nyi Roro Kidul merupakan sosok yang baik hati karena menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat Mataram Jawa dari dulu hingga saat ini.

Meski demikian, benarkah sosok Nyi Roro Kidul itu ada? Apakah benar sang ratu seringkali berkomunikasi dengan para raja-raja Jawa?

Untuk mengungkap kebenaran tersebut, dikutip dari berbagai sumber berikut ada deretan fakta dan mitos tentang keberadaaan sosok ratu pantai selatan.

1. Penguasa pantai selatan

Seperti yang telah disebutkan di atas, sosok Nyi Roro Kidul dipercaya oleh masyarakat sebagai sosok penguasa pantai selatan. Nyi Roro Kidul sendiri memiliki beberapa sebutan, di antaranya adalah Ratu Laut Selatan dan Gusti Kanjeng Ratu Kidul.

Sang ratu penjaga ini diceritakan mampu menjelma menjadi manusia yang sangat cantik, namun bisa juga menjelma menjadi seekor ular yang besar. Hal itu tak terlepas dari asal usul Nyi Roro Kidul.

2. Putri titisan Pajajaran

Kepercayaan terhadap sosok Nyi Roro Kidul tidak hanya dimiliki oleh masyarakat Jawa kuno, tetapi juga ke kalangan orang Jawa, Sunda, dan Bali. Suku Sunda sendiri mempercayai sosok Nyi Roro Kidul sebagai titisan seorang putri dari Kerajaan Pajajaran yang memutuskan untuk bunuh diri di laut selatan.

Menurut kepercayaan masyarakat Sunda, sang putri diusir dari Kerajaan Pajajaran lantaran terkena penyakit kulit sehingga menyebabkan kulitnya bersisik seperti ular.

Hal itu membuat keluarga kerajaan malu dan mengusir sang ratu hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya di laut selatan.

Oleh karena itu, banyak yang percaya jika sang ratu penjaga ini dapat menjelma menjadi seorang wanita cantik bertubuh ular naga, seperti yang pernah ditayangkan dalam film Suzana. Meski begitu, masih banyak versi tentang asal usul Nyi Roro Kidul ini.

3. Istri raja-raja Jawa

Sosok Nyi Roro Kidul juga dipercaya memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Mataram Jawa.

Menurut cerita dari Kanjeng Pangeran Winarno Kusumo (Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta), pada awalnya Pangeran Panembahan Senopati ingin mendirikan sebuah kerajaan baru, yakni Kesultanan Mataram.

Sang pangeran kemudian pergi bertapa sebelum memutuskan langkah besarnya itu. Ia bertapa di wilayah Parang Kusumo yang mana merupakan wilayah kekuasaan Nyi Roro Kidul.

Mengetahui wilayah kekuasaannya diganggu, Nyi Roro Kidul kemudian berniat untuk menghentikan pertapaan yang dilakukan oleh Panembahan Senopati. Namun, setelah melihat sosok sang pangeran, Nyi Roro Kidul malah jatuh cinta.

Akhirnya, sang ratu memberikan penawaran kepada sang pangeran, yakni ia akan membantu sang pangeran untuk mendirikan kerajaan baru jika sang pangeran menghentikan pertapaannya. Panembahan Senopati kemudian setuju dan jadilah Kesultanan Mataram.

Nah, ternyata peran dari Nyai Roro Kidul untuk Mataram tidak hanya sampai di situ.

Sang ratu bahkan bersedia menjadi istri atau pasangan spiritual Panembahan Senopati serta akan melindungi kerajaan dari berbagai bencana.

Pada akhirnya, tidak hanya menjadi istri spiritual Panembahan Senopati, sang ratu pun kemudian menjadi istri spiritual dari semua raja keturunan Mataram.

4. Larangan berpakaian hijau

Larangan ini tampaknya cukup familiar di telinga masyarakat Indonesia. Peringatan ini diutamakan bagi mereka yang akan berkunjung ke Parangtritis dan Parang Kusumo.

Mitos yang beredar, mereka yang berpakaian hijau akan menjadi incaran dari sang ratu.

Maka dari itu, tak jarang ada orang yang tiba-tiba hilang ketika bermain di wilayah tersebut. Mereka yang hilang diyakini telah menjadi tumbal sang ratu. Sementara mereka yang keturunan keraton dipercaya akan menjadi selir atau bala tentara Keraton Kidul.

5. Pintu gerbang untuk bertemu sang ratu

Setidaknya terdapat lima tempat terkenal yang dipercaya menjadi pintu gerbang untuk bertemu dengan sang ratu.

Kelima tempat tersebut, yakni Pelabuhan Ratu, Keraton Surakarta Hadiningrat, Pantai Sembukan, Pantai Parangtritis, dan Vihara Kalyana Mitra.

Beberapa pemilik hotel yang ada di wilayah pantai selatan Jawa dan Bali bahkan menyediakan kamar khusus untuk menjadi tempat persinggahan sang ratu. Kamar yang legendaris adalah kamar dengan nomor 327 dan 2401 di Hotel Grand Bali Beach.

Menurut cerita, kamar tersebut menjadi satu-satunya kamar yang selamat dari kebakaran hebat yang pernah melanda pada tahun 1993. Masyarakat pun kemudian percaya jika kamar tersebut telah dilindungi oleh sang ratu.

Itu dia beberapa fakta dan mitos tentang keberadaan sosok Nyi Roro Kidul sang penjaga laut selatan. Banyak yang meyakini keberadaannya, namun banyak pula yang menolak. Namun, satu yang patut kita yakini adalah kerajaan jin itu memang benar adanya.

Hal itu pun udah dinyatakan dalam Al Quran. Jadi, daripada takut, mending kita terus berbuat baik saja dan jangan pernah bersikap sompral alias selengean kalau mendatangi tempat-tempat yang disakralkan oleh masyarakat setempat. (Awi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *