Gelapkan Handphone Dengan Nilai Kerugian Rp40 Jutaan, Wanita Karyawan Counter Solo di Laporkan Kepolisian

ilustrasi (sumber: pixabay)

 

FOKUSLINTAS.com — Seorang perempuan berinisial GB warga Colomadu, Kabupaten Karanganyar diduga menggelapkan handphone dengan nilai kerugian mencapai Rp40 jutaan.

Pelaku yang merupakan salah seorang karyawan di konter handphone itu dilaporkan oleh para korban.

“Kami mengenal GB sudah lama, dia sosok pendiam jadi tidak ada dugaan akan digelapkan. Kami sudah mencari rumah GB, bertemu orangtuanya sebanyak tiga kali. Namun, keluarganya juga tidak mengetahui keberadaan GB yang sejak awal bulan Juli sudah menghilang,” terang Wakil Ketua Pelaku Bisnis Pasar Singosaren (Pakubaris), Aditya Fido Permana Putra, saat dikonfirmasi, Rabu (22/7).

Fido yang juga salah satu korban ini mengaku, mekanisme penjualan di Singosaren, apabila ada konter handphone tidak memiliki barang yang dicari pelanggan dapat meminjam konter lain. GB beberapa kali meminjam handphone ke konter untuk dijual secara online bukan di toko tempatnya bekerja.

Ia menyebut ada delapan konter yang menjadi korban oleh GB. Namun, usai meminjam beberapa handphone, GB, justru menghilang tanpa membayar nilai handphone yang sudah disepakati. Ia mengaku, konter handphone miliknya mengalami kerugian dua unit handphone senilai Rp5 juta.

“Kami sudah mengadukan dugaan penggelapan ini ke Polsek Serengan,” ungkap Fido.

Terpisah, Kapolsek Serengan AKP Suwanto mengatakan, aduan terkait dugaan penggelapan itu sudah diterima Polsek Serengan. Ia menyebut kepolisian segera mengklarifikasi aduan itu.

“Jika nantinya ditemukan unsur pidana, aduan itu akan diproses sesuai jalur hukum,” tegasnya. *(Tim-Her)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *