Di Karanganyar, Tak Pakai Masker Pengguna Jalan Disuruh Push Up


Pengendara abai masker dihukum pushup Foto:(dok-Tim)

 

FOKUSLINTAS.com – Puluhan pengendara sepeda motor dan sepeda ontel terjaring razia masker saat melintas di Jl Adi Sucipto depan kantor Kecamatan Colomadu, Jumat (24/7). Mereka dihukum menghafal pancasila, squat jump dan push-up.

“Wilayah Colomadu terbanyak kasus positif Covid-19 di Karanganyar. Kami tegaskan, minimal pakai masker kemana-mana. Panjenengan terlindungi juga kami,” kata Camat Colomadu Eko Budi Hartoyo.

Razia masker yang dimulai pukul 07.00 WIB itu melibatkan aparat Polsek, Koramil serta relawan asal Colomadu, para petugas mengamati dulu pengguna jalan saat melaju ke arah timur usai lampu lalu lintas menyala hijau di simpang empat Colomadu.

Mereka yang tak mengenakan masker langsung diarahkan masuk ke halaman kantor kecamatan. Di lokasi itu bersiaga sejumlah aparat Koramil, polsek serta ASN dari kantor kecamatan.

Usai membina di tempat pelanggar aturan wajib masker, ia mempersilakannya melanjutkan perjalanan.

Pelanggar lain dihukum mulai menghafal pancasila, situp dan squat jump. Babinsa Tohudan, Koptu Nur Setyo selaku anggota pengawas protokol Covid-19 TNI-Polri di Colomadu menyampaikan dulu kesalahan para pengguna jalan yang terjaring razia. Ia juga menanyakan apakah mereka bersedia diberi sanksi pelanggaran itu.

“Jadi tidak serta merta dihukum begitu saja. Saya tawarkan bersediakah dihukum dan apakah menyadari dan tidak akan mengulangi lagi kesalahannya. Covid-19 bukan masalah sepele. Semua harus patuh. Minimal disiplin pakai masker,” katanya.

Nur Setyo mengumpulkan tiga sampai empat pelanggar, kemudian mengomando hukuman fisik ringan. Seorang pengayuh sepeda ontel terlihat gugup melafalkan lima sila pancasila sampai urutannya tertukar.

Mereka diminta pula mengambil masker gratis yang sudah disiapkan petugas kantor kecamatan.

Riyanto, warga yang terjaring razia mengaku biasanya memakai masker. Namun kali ini, ia lupa.

“Tindakan aparat bagus. Supaya semua patuh,” katanya.*(Tim)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *