Kasus Positif Covid-19 di Boyolali Terus Bertambah, Pasien Ada Yang Ibu dan Bayinya, Total Kasus 155 Orang

FOTO ILUSTRASI

 

FOKUSLINTAS.com – Pasien Covid-19 di Boyolali terus bertambah. Kini total ada, 155 pasien, 69 di antaranya sudah sembuh dan 4 orang meninggal dunia.

Bahkan, diantara ke-155 pasien, ada seorang ibu dan bayi yang baru dilahirkannya. Yaitu, MRS yang kini tinggal di Desa Ngenden, Kecamatan Ampel. Sedang bayi yang baru dilahirkan bernisial BYM.

“Sebenarnya alamat KTP di Desa Mriyan, Kecamatan Musuk, namun kini tinggal di Desa Ngenden, Kecamatan Ampel. Ibu dan bayinya kini masih menjaani perawatan di RS Dr Muwardi Solo,” ujar Kepala Dinkes Boyolali, Ratri S SUrviva;ina dalam pertemuan dengan wartawan, Kamis (23/7).

Selain itu, tercatat sebanyak 13 tenaga kesehatan yang terinfeksi Covid-19. Dimana 5 diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan 8 lainnya masih menjalani perawatan dan karantina di rumah sakit masing-masing.

Ke-13 tenaga kesehatan itu berasal dari RSU Dr Muwardi Solo sebanyak 4 orang, RS UNS (3), Kasih Ibu Solo (3), PKU Muhammadiyah Solo (1) dan Puskesmas Simo (2). Terakhir, tenaga kesehatan yang positif Covid-19 adalah AAS asal Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan adanya tambahan 8 pasien yang dinyatakan sembuh. Yaitu, pasien bernomor 069 dengan inisial SW dan nomor 070 inisial TK, keduanya asal Desa Guwo, Kecamatan Wonosegoro.

Kemudian pasien nomor 118 inisial YH asal Desa Keyongan, Kecamatan Nogosari; pasien nomor 119 inisial SIS asal Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak dan nomor 125 inisial SUL asal Desa Keyongan, Kecamatan Nogosari.

“Lalu nomor 130 inisial HY asal Desa Tanjungsari dan 136 inisial GL asal Desa Jipangan yang berada di Kecamatan Banyudono. Nomor 154 inisial STR asal Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari.”

Sementara itu, jumlah total orang dalam pengawasan (ODP) tercatat sebanyak 973 orang. Dari jumlah itu, 20 masih dalam pemantauan dan 953 sudah selesai pemantauan. Jumlah total pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 353 orang.

“Yang masih dalam pengawasan 56 orang baik karantina mandiri maupun di rumah sakit. PDP yang sudah selesai pengawasan tercatat sebanyak 297 orang.” (Jk-Sam)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *