Cor Blok di Lumuri Aspal, Proyek Banprov Desa Dawung Jenar Sragen di Duga Fiktif

IMG-20200725-WA0258

Prasasti proyek bantuan Provinsi 2019. Foto: Istimewa

 

FOKUSLINTAS.com – Pemerintah Indonesia melalui program Nawa Cita Pemerintah RI telah menggelontorkan Dana Desa mulai Tahun 2015 sebagai implementasi dari UU Desa No.6 Tahun 2014. Dimana UU Desa telah menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Desa memiliki kewenangan penuh dalam mengelola potensi yang dimilikinnya guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dana Desa mulai banyak dirasakan manfaatnya di tahun keenam berjalan ini, selain nominal yang setiap tahun meningkat tetapi lebih pada tujuannya yang sangat bermanfaat untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Namun hal tersebut berbeda dengan yang terjadi di Desa Dawung Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen, Sabtu (25/7/20).

Warga menduga bahwa tidak ada pembangunan cor blok di Dukuh Nadri pada tahun 2019. Bangunan yang ada di Dukuh Nadri sudah ada sebelum bantuan dari Provinsi turun. Namun tidak ada yang tahu maksud kenapa pada lokasi tersebut bisa terpasang sebuah prasasti proyek bantuan Provinsi 2019.

Melansir dari beritaistana.id, dari pantauan awak media langsung terjun ke lokasi untuk melihat bangunan yang dimaksud oleh warga. Dari keterangan warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa bangunan cor blok tersebut sudah lama ada dan dibangun sebelum dana bantuan dari Provinsi turun.

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda di Sragen sebut saja (W) yang klarifikasi dilokasi juga menilai ada keanehan pada bangunan tersebut, kejanggalan terletak pada cor blok yang dilumuri dengan cairan aspal. Rasanya ada yang tak lazim, baru kali ini ada cor blok yang dilumuri cairan aspal.

“Informasi dari warga setempat bahwa bangunan itu sudah lama. Mengenai prasasti yang terpasang dilokasi, warga juga tidak tahu maksudnya. Sedangkan jalan cor blok tersebut sudah ada sebelum bantuan dari Provinsi turun. Keanehan selanjutnya terletak pada bangunan yang dilumuri dengan cairan aspal, sepertinya suatu hal yang tak lazim dan non fungsi. Dugaan kami bantuan dana dari Provinsi senilai 200 juta rupiah tahun 2019 tersebut tidak dikerjakan dan diduga kuat fiktif,” terangnya.

Lebih lanjut, Dia juga berencana akan melaporkan dugaan temuan tersebut kepada pihak yang berwajib.

“Kami berencana akan melaporkan dugaan ini kepada pihak berwajib,” imbuhnya.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Aris Sudaryanto Kepala Desa Dawung yang juga merangkap sebagai Ketua Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Jenar ini mengungkapkan bahwa dana bantuan dari provinsi sudah dikerjakan. Perihal bangunan cor blok yang dilumuri cairan aspal ia berpendapat agar jalan tersebut menjadi kuat dan awet.

“Dana bantuan dari Provinsi sudah kami jalankan. Bangunan cor blok kami lumuri cairan aspal tujuannya agar lebih kuat dan awet,” katanya.

Terpisah, Camat Kecamatan Jenar Edi saat dihubungi via telepon seluler juga menanggapi singkat mengenai hal tersebut, pihaknya berencana akan menurunkan tim pendamping untuk mengecek ke lokasi. (*)

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *