Juragan dan Anak Buahnya Terjangkit Virus Corona, Salah Satu Pabrik Kayu di Sumberlawang Ditutup

Puluhan Karyawan Sementara Dirumahkan dan Isolasi Mandiri. Foto ilustrasi

 

FOKUSLINTAS.com – Sebuah pabrik kayu di Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Sragen ditutup total. Pasalnya, pemilik pabrik yang berasal dari Solo, diketahui positif terpapar corona virus atau covid-19.

Tidak hanya itu, satu karyawan pabrik asal Mojopuro juga tertular dan kini harus menjalani perawatan di Isolasi Pemkab Sragen.

Selain pabriknya ditutup, puluhan pekerja di pabrik itu juga terpaksa harus istirahat dan menjalani isolasi di rumah masing-masing.

Kades Mojopuro, Gunarno membenarkan ada pabrik kayu di wilayahnya yang ditutup operasionalnya. Penutupan dilakukan karena pemiliknya asal Solo berinisial W, diketahui terpapar covid-19 dan satu pekerja ikut tertular.

“Ditutupnya sudah sekitar seminggu ini. Karena pemiliknya yang dari Solo, positif dan satu pekerja juga positif. Pekerjanya kebetulan warga kami,” paparnya, Jumat (24/7/2020).

Satu pekerja yang tertular positif itu diketahui berinisial SF berusia 25 tahun. Dari identitasnya, pemuda itu memang tercatat masih beralamat di Jekani Mondokan. Namun domisilinya diketahui berada di Mojopuro, Sumberlawang.

Kades menguraikan setelah diketahui positif, operasional pabrik kayu itu memang langsung dihentikan. Semua pekerjanya saat ini sudah dirumahkan dan menjalani isolasi mandiri.

Meski demikian, ia memastikan kondisi desanya kondusif dan tidak ada gejolak apapun.

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto menguraikan pekerja pabrik kayu itu diketahui setelah dilakukan tracking terhadap para pekerja di pabrik kayu Sumberlawang tempatnya bekerja.

“Dari hasil tracking, kemudian dilakukan swab test dan hasilnya yang bersangkutan dinyatakan positif,” paparnya Kamis (23/7/2020).

Ia menguraikan, diduga pemuda itu positif setelah tertular dari pemilik pabrik yang berasal dari Solo yang sebelumnya sudah terkonfirmasi positif.*(Wr-Fl)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *