Langka di Dapat Juga Bertuah, Berikut 2 Pusaka Yang Kerap di Incar Para Pembisnis dan Para Pejabat

Ilustrasi benda pusaka

 

FOKUSLINTAS.com – Apa yang mucul di benakmu saat mendengar kata “pusaka?” Mungkin yang terlintas di pikiranmu adalah paranormal, mistis, keramat, dan hal-hal lain yang erat kaitannya dengan kekuatan gaib.

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, kepercayaan terhadap adanya kekuatan roh atau jiwa dalam benda-benda alam, masih sangat kental. Contohnya, paranormal kondang Ki Prana yang mengoleksi beragam jenis keris yang diyakini memiliki kekuatan tertentu, satu di antaranya sebagi pemikat. Wah, menarik, ya.

Begitu juga dengan keris Kiai Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro yang sempat hangat diperbincangkan pasca dikembalikan oleh Raja Belanda Willem Alexander beberapa waktu yang lalu. Keris tersebut diyakini menjadi senjata paling ampuh saat digunakan untuk berperang melawan Belanda.

Bahkan, Peter Carey dalam buku “Diponegoro, The Power of Prophecy” menuliskan bahwa keris tersebut sering dilempar ke laut kidul, kemudian bisa membelah lautan. Saat itulah, Nyi Roro Kidul menawarkan bantuan untuk melawan tentara Belanda, namun ditolak Pangeran Diponegoro.

Ngomong-ngomong soal keris, barangkali kamu masih ingat dengan keris sakti Mpu Gandring, yang terkenal karena kutukannya. Keris tersebut memakan korban para kalangan elit Kerajaan Singosari, bahkan ironisnya juga membunuh Sang pembuat keris, Mpu Gandring sendiri.

Pusaka-pusaka keramat tidak hanya diincar oleh para jawara, atau paranormal saja, lho. Banyak para pejabat yang memiliki ‘simpanan’ untuk menjaga aura kewibawaannya, atau para pedagang yang menanam pusaka sebagai penglaris di tempat usahanya.

Tapi, ternyata bukan hanya keris yang diincar oleh mereka. Di antara banyaknya benda pusaka di Nusantara, berikut dua pusaka yang paling banyak diincar!

1. Mustika Merah Delima

Batu cantik ini memang langka. Banyak kontroversi mengenai asal muasal mustika merah ini, ada yang mengatakan bahwa batu tersebut berasal dari fosil biji buah delima yang berumur ratusan tahun.

Harganya pun bervariasi, mulai dari 300 ribu hingga 15 juta. Pada masa kini, kita sering melihat batu merah delima ini dibalut dengan emas, atau kuningan dan digunakan sebagai cincin.

Konon, orang yang memiliki benda pusaka ini ‘mampu menggengam dunia’, artinya memiliki kekuasaan dan kekuatan dan yang besar.

Beberapa tokoh kerajaan yang memiliki mustika ini adalah Patih Gadjah Mada, Joko Tingkir, dan Raja Airlangga. Wah, tidak heran ya banyak pejabat yang menggunakan cincin mustika merah delima ini.

2. Bambu Pring Pethuk

Bambu yang tumbuh dengan bentuk seperti ini sangat langka, lho. “Pethuk” diartikan sebagai ruas bambu yang bertemu. Pertemuan ruasnya diyakini sebagai tempat bersemayamnya khodam.

Dengan bantuan khodam tersebut, bambu ini dipercaya bisa mendatangkan kemudahan dalam mencari rezeki. Oleh karena itu, banyak para wirausaha yang menjadikannya sebagai jimat, agar bisnisnya lancar sehingga mereka mendapat banyak keuntungan.

Meskipun bertuah dan diyakini bisa membahayakan iman, benda-benda pusaka tersebut masih menjadi obrolan hangat para kolektor benda keramat. Bahkan beberapa di antaranya dijual komersil di toko-toko online, lengkap dengan deskripsi fungsi, dan cara penyimpanannya.

Bagi kamu yang tidak ingin imannya tercemar, tetap semangat berjuang dan bekerja keras, ya! kekayaan dan kekuasaan tidak ada artinya tanpa rasa syukur pada Yang Maha Kuasa. *(Awi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *