Pasien Positif Covid-19 Sempat Seliweran dan Kontak Erat di Pasar Sumberlawang Sragen, Beberapa Pedagang Bakal Jalani Rapid Test


Sebanyak 10 pedagang yang berkontak erat dengan bakul pakaian positif Covid-19 di Pasar Sumberlawang Sragen diusulkan mengikuti tes swab. Source (Ist-Slc)

 

FOKUSLINTAS.com – Sebanyak 10 pedagang Pasar Sumberlawang yang pernah berinteraksi langsung atau kontak erat dengan SR, 61, yang dinyatakan positif Covid-19 diusulkan menjalani tes swab.

SR, pedagang pakaian di Pasar Sumberlawang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 bersamaan dengan seorang pelaku perjalanan dari Manokwari, Papua, Ny. M, 45, Sabtu (25/7/2020).

Meski ada satu pedagang yang terkonfirmasi positif, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen tidak mengambil keputusan menutup Pasar Sumberlawang. Hal ini karena SR sudah tiga pekan tidak berjualan di Pasar Sumberlawang.

Pedagang asal Desa Mojopuro itu diketahui memiliki riwayat penyakit gagal ginjal dan diabetes sehingga belakangan jarang berjualan di pasar.

“Kalau pas jualan, biasanya dia datang langsung jualan, tidak banyak ngobrol dengan sesama pedagang lain. Selesai jualan ya langsung pulang. Namun, 10 pedagang di sekitarnya yang pernah kontak kerat dengan Bu SR, sudah kami data. Kami menyerahkan data itu ke Puskesmas Sumberlawang. Kapan mereka mau jalani tes swab, biar diputuskan puskesmas,” ujar Lurah Pasar Sumberlawang, Joko Supriyanto, Minggu (26/7/2020).

Bila hasil tes swab itu menunjukkan ada satu pedagang yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19, maka kemungkinan Pasar Sumberlawang ditutup.

“Mudah-mudahan hasilnya negatif sehingga pasar tidak ditutup seperti Pasar Gemolong,” paparnya.

Joko menjelaskan total ada sekitar 100 pedagang pakaian yang menempati lantai II di Pasar Sumberlawang. Sebagian besar dari mereka tetap berjualan seperti biasa pada Minggu pagi. Hanya ada sekitar lima pedagang yang kios mereka berdekatan dengan kios milik SR yang memilih tidak berjualan.

Rencananya pada Minggu malam, dilakukan penyemprotan disinfektan ke semua area Pasar Sumberlawang. Penyemprotan disinfektan sengaja dilakukan pada malam hari supaya tidak mengganggu aktivitas jual beli di pasar itu.

“Selama ini kami tidak kurang-kurang mengingatkan pedagang untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan. Kami sudah sediakan banyak tempat cuci tangan dan membagikan masker. Kami imbau mereka tidak melepas masker selama berada di lingkungan pasar,” jelas Joko Supriyanto.*(Bgs-Dik)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *