Racikan Alami, Menguak Ritual dan Rahasia Kecantikan Ala Putri Keraton

Rahasia cantik putri Keraton. Foto: dok/Ist

 

FOKUSLINTAS.com – Sebelum mengadaptasi resep kecantikan dari banyak penjuru dunia, wanita Indonesia selalu punya cara untuk merawat diri. Mulai dari ujung rambut hingga jadi kelingking kaki, selalu ada cara dengan resep yang berbeda-beda. Diracik dengan bahan alami, khasiatnya memang sudah terbukti nyata.

Resep rahasia cantiknya wanita Indonesia itu diwariskan turun temurun. Apalagi yang tinggal di tanah Jawa. Rahasia cantik putri Keraton selalu bikin cewek-cewek zaman dahulu selalu antusias. Diracik dari bahan alami, nggak ada efek samping yang dirasakan wajah dan tubuh.

Penasaran dengan resep rahasia cantik dari putri keraton? Dari berbagai sumber simak penjelasan di bawah ini!

1. Ratus rambut

Diawali untuk merawat mahkota kepala, ritual ratus perlu dibiasakan jika menginginkan rambut yang lebih sehat. Treatment ini dimulai dengan mengasapi rambut dengan ramuan khusus yang diracik dari rempah dan bunga-bungaan. Ada akar wangi, cendana, klabet, dan kayu manis yang bisa bikin rambut wangi sekaligus kuat.

2. Cem-ceman

Selain dengan teknik ratus, ada ramuan khusus yang bisa membuat rambut nggak gampang rontok. Minyak cem-ceman! Minyak yang terbuat dari campuran minyak kelapa, daun waru, daun mangkokan, irisan pandan, bunga kenanga, dan melati ini mampu menyehatkan dan menutrisi akar rambut.

3. Facial tradisional

Dulu dan sekarang, facial jadi salah satu perawatan wajah yang banyak disukai. Ketika sekarang dilengkapi dengan banyak alat serta jarum-jarum steril, orang zaman dulu facial hanya perlu dengan uap air panas biar wajah tetap kencang.

4. Ratus dedes

Jika ratus rambut memang berfungsi untuk merawat rambut, beda cerita dengan ratus dedes. Diracik dengan bahan yang hampir sama, ratus dedes ini dikhususkan untuk merawat daerah kewanitaan. Jika ada wanita yang akan menikah dengan mengusung adat Jawa, biasanya akan melakukan perawatan ratus dedes juga nih.

5. Tapel

Tidak melulu untuk gadis, ada juga ramuan yang memang khusus untuk ibu yang baru saja melahirkan. Dengan tapel, ramuan ini bisa membuat bentuk tubuhnya kembali seperti sedia kala.

Perawatan di atas memang dulu sering dilakukan oleh putri keraton. Makin ke sini, diiringi dengan perawatan yang serba canggih dan praktis, cara tradisional ini sudah jarang digunakan. Hal ini pun dibenarkan oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu saat diwawancarai.

Saat remaja, GKR Hayu kerap diminta untuk meminum jamu yang diracik khusus oleh abdi dalem untuk menjaga kecantikan dan kesehatan wanita dari luar dan dalam. Walaupun jarang melakukan perawatan tradisional, tapi GKR Hayu tetap melakukan ritual merawat diri saat akan ada pagelaran dan upacara di keraton.

Sudah terbukti nyata khasiatnya, kamu masih gigih untuk melakukan perawatan yang canggih atau tradisional nih?*

( Awi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *