Relawan di Solo Deklarasi Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkada yang Asyik dan Menyenangkan


Deklarasi komunitas Solo Hebat untuk menciptakan suasana Pilkada 2020 asyik dan menyenangkan (foto: tim)

 

FOKUSLINTAS.com — Sebuah komunitas yang menamakan diri sebagai Solo Hebat mengajak masyarakat Kota Solo untuk menciptakan Pilkada 2020 dengan suasana yang asyik dan menyenangkan. Komunitas yang mengklaim dirinya sebagai relawan pecinta politik indah di Kota Bengawan ini tidak ingin jika Pilkada yang menentukan nasib Kota Solo itu dijadikan ajang untuk saling bersaing hingga berimbas pada ketidakharmonisan masyarakat.

“Bahwa proses pemilihan pimpinan kepala dan wakil kepala daerah, wali kota dan wakil wali kota, bupati dan wakil bupati, harus menjadi momentum penting dalam membangun kehidupan berbangsa dan negara. Bukan untuk memecah belah masyarakat,” terang Koordinator Solo Hebat, Maria Magdalena Blegur kepada wartawan, Senin (27/7).

Pendukung Gibran ini juga menyinggung terkait pemimpin Kota Solo mendatang. Bahwa, sosok pemimpin Kota Solo haruslah orang yang memiliki pandangan yang visioner dan milenial. Mengingat, dinamika dan pembangunan Kofa Solo kedepan akan menghadapi tantangan yang makin kompleks. Sehingga, dibutuhkan skill yang mumpuni untuk menjadi figur bagi seluruh masyarakat.

“Tantangan globalisasi ke depan di era industri 4.0 tak mungkin ditawar dengan kompromi-kompromi tertentu. Mau ga mau, Solo sudah harus melompat lebih jauh,” tegasnya.

Magda juga mengatakan, tantangan Pilkada 2020 adalah adaptasi kehidupan baru di masa pandemi covid-19. Protokol kesehatan selama pelaksanaan Pilkada harus tetap dijalankan, tanpa boleh mengurangi teknis dan tahapan yang ada.

“Masa pandemi tidak boleh menjadi hambatan. Justru ini tantangan untuk lebih kreatif dan inovatif. Kota Solo butuh itu semua,” katanya.

Sementara itu, Inisiator Relawan Solo Hebat, Stafanus Gusma mengatakan, pihaknya berupaya menciptakan suasana Pilkada Solo asyik dengan melalui gerakan di media sosial (medsos) maupun di kegiatan masyarakat.

“Untuk di medsos, kami menciptakan meme, video pendek untuk merangsang kepedulian masyarakat turut serta menciptakan suasana Kota Solo dalam Pilkada nanti enak, nyaman tanpa permusuhan,” jelas Gusma.

Selain itu, pihaknya meyakini bahwa Pilkada yang diselenggarakan merupakan gerbang untuk membawa Kota Solo lebih baik lagi.

“Berdasarkan survei, Pilkada menentukan arah kedepan daerah tersebut. Maka dari itu, kami lakukan sosialisasi terus menerus untuk mengajak masyarakat usia produktif memberikan hak pilihnya,” kata Gusma.* Tim-Her

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *