HUT RI ke-75, Pemkot Solo Larang Acara Malam Tirakatan


Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo mengecek proyek Underpass Transito, Sondakan-Pajang, Laweyan, Solo, Jumat (7/8) (dok.tim)

 

FOKUSLINTAS.com — Pemkot Solo meniadakan tirakatan malam perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 pada 17 Agustus 2020. Malam perayaan HUT RI ke-75 biasanya diadakan pada tanggal 16 Agustus pukul 19.00 WIB sampai selesai.

“Pemkot Solo tahun ini meniadakan tirakatan malam perayaan HUT RI ke-75. Pertimbangannya karena situasi masih pandemi Covid-19,” ujar Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Sabtu (8/8).

Dikatakan, acara tirakatan malam perayaan HUT RI ke-75 berpotensi menimbulkan kerumunan sehingga rawan menimbulkan klaster penularan Virus Corona. Sebagai penggantinya tirakatan malam perayaan HUT RI ke-75 diadakan di rumah masing-masing.

“Sesuai SE (surat edaran) yang saya terbitkan, aktivitas kumpul-kumpul di dalam ruangan itu tidak boleh. Karena rawan jadi penularan Virus Corona lebih baik ditiadakan,” kata Rudy –sapaan akrab Walikota Solo.

Pemkot Solo, lanjut dia, telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 003.3/1560 tentang Meniadakan Tirakatan Malam Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 pada 17 Agustus 2020. SE ini sudah disebar luaskan pada lurah dan kecamatan untuk diteruskan sampai tingkat RT dan RW.

“SE itu telah ditandatangani Sekretaris Daerah, Ahyani. Kami minta lurah dan camat bisa melakukan pengawasan dan sosialisasi pada masyarakat luas,” tutur dia.

Rudy mengakui baru kali pertama ini Pemkot Solo meniadakan tirakatan malam perayaan HUT RI ke-75. Hal itu terjadi karena situasi Solo masih pandemi Covid-19.

“Kami berharap masyarakat bisa memahami situsi ini dan mematuhi SE tersebut dengan baik demi keselamatan semua,” tutup Rudy.* Tim-Jk

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *