Soal Dugaan Pemalsuan Tandatangan Surat Dukungan Bajo, KPU: Sudah TMS


Pasangan independen bakal cawali dan cawawali, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) (tim/ist)

 

FOKUSLINTAS.com — Langkah pasangan independen bakal cawali dan cawawali, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) di Pilwakot Solo 2020 mendapatkan ganjalan. Pasangan Bajo dilaporkan tiga warga atas dugaan Pemalsuan Tandatangan Surat Dukungan Bajo ke Bawaslo Solo.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua KPU Solo Nurul Sutarti menyebut tiga warga yang melapor tersebut dalam proses verifikasi faktual (verfak) syarat dukungan independen, masuk kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Saya mewakili KPU telah dimintai klarifikasi Bawaslu terkait kasus dugaan Pamalsuan Tandatangan Surat Dukungan Bajo,” ujar Nurul, Senin (17/8).

Selama berlangsungnya klarifikasi, lanjut Nurul, KPU menjelaskan tahapan verfak dan aturannya. Semua tahapan dan aturan tersebut telah dijalankan baik oleh KPU.

“Kalau kami sudah sesuai regulasi dalam melakukan verfak. Kan yang melapor itu masuk kategori TMS dalam proses verfak di KPU,” kata Nurul.

Ia menjelaskan karena tiga orang tersebut tidak merasa mendukung, berarti mengurangi jumlah syarat dukungan milik Bajo yang diserahkan ke KPU. Risikonya jika jumlahnya berkurang bisa tidak lolos verfak.

“Itulah fungsi verfak. Semua harus didatangi dan sensus. Kami KPU hanya bertugas sesuai ketentuan. Sudah vermin, verfak, ketika sudah ada lampiran A.5-KWK, artinya sudah TMS,” tandas Nurul.* Tim-Her

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *