Pilwakot Solo Bajo Bakal Lawan Gibran, PKS Pertimbangkan Golput


Kantor DPD PKS Solo (dok.tim)

 

FOKUSLINTAS.com — Pemilihan walikota (Pilwakot) Solo 2020 diperkirakan hanya diikuti dua calon pasangan Cawali-Cawawali. Kedua pasangan tersebut yakni Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa yang diusung PDIP (30 kursi) dan mendapatkan dukungan Gerindra (3 kursi), PAN (3 kursi), Golkar (3 kursi), dan PSI (1 kursi). Sementara lawannya, pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo), yang maju dari jalur independen di Pilwakot Solo diusungOormas Tikus Pithi Hanata Baris.

Melihat dinamika tersebut, Wakil Ketua Bidang Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PKS Solo, Sugeng Riyanto, menegaskan pihaknya dengan 5 kursi di DPRD Solo berpeluang memilih Golput.

“Kami punya beberapa alternatif di Pilwakot Solo. Alternatif tersebut sebagai penentu sikap PKS,” ujar Sugeng Riyanto, Selasa (25/8).

“Ada beberapa alternatif langkah yang saat ini tengah dibahas internal oleh PKS. Pembahasan ini melibatkan pengurus, konstituen dan kader PKS,” ujarnya.

Sugeng mengatakan, alternatif pertama tetap berusaha mengusahakan koalisi untuk mengusung Cawali-Cawawal Solo. Namun demikian langkah tersebut dinilai sangat sulit untuk dilakukan.

“Kita semua tahu, lima Parpol di DPRD Solo dengan total 40 kursi telah mendukung Gibran. Kami hanya sendirian dengan 5 kursi. Butuh 5 kursi lagi untuk bisa mengusung calon,” katanya.

Alternatif kedua, adalah memilih langkah untuk abstain atau Golput dalam Pilwakot Solo 2020 ini. Untuk memutuskan sikap Golput akan mengadakan rapat internal PKS.

“Kami tidak ingin mengkhianati kader serta pemilih setia PKS. DPD PKS membuka peluang untuk pendukung PKS Golput. Keputisan akhir tunggu hasil rapat internal,” pungkasnya.* [Tim-Her]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *