Bajo di Nyatakan Lolos Jadi Penantang Gibran, Begini Kecurigaan PKS


Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) PKS Solo, Sugeng Riyanto (dok/Ist)

 

FOKUSLINTAS.com — Pasangan Bagyo Wahyono-FX Suparjo (Bajo) dari jalur independen dengan mudah lolos verifikasi faktual (Verfak) KPU Solo dengan mengumpulkan 38.831 syarat dukungan mememuhi syarat (MS).

Jumlah tersebut sudah memenuhi syarat karena ketentuan minimalnya 35.870 dukungan untuk bisa lolos di Pilwakot Solo 2020 dari jalur perseorangan. Bajo pun akan menjadi penantang utama pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa yang diusung PDIP serta didukung Gerindra, PAN, Golkar dan PSI.

Menanggapi lolosnya Bajo dengan mudah mengumpulkan KTP sebagai sayarat dukungan memunculkan kecurigaan dari Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) PKS Solo Sugeng Riyanto. Sugeng menyampaikan kecurigaan, ada pihak dibalik layar yang membantu Bajo mengumpulkan ribuan KTP, mengingat butuh dana besar untuk melakukan itu.

“Saya mendapat laporkan dari warga jika ada pihak-pihak yang membantu meloloskan pasangan Bajo lewat jalur independen,” ujar Sugeng Riyanto, Rabu (26/8).

PKS, kata dia, juga turut mempertanyakan asal pendukung pasangan independen tersebut bisa sampai lolos Verfak KPU dengan mudah. Ia meyakini ada pihak dibalik layar yang memberikan dukungan.

“Itu (Bajo) supporting system-nya dari mana? Dengan mudahnya bisa lolos Verfak KPU. Saya kembalikan pada masyarakat Solo yang menilainya,” katanya.

Dikatakan, pihaknya tidak asal saja dalam menaruh curiga. Ia mengaku kecurigaannya muncul lantaran pasangan penantang Gibran tersebut sangat minim rekam jejak di kegiatan sosial maupun politik.

“Saya bandingkan dengan pasangan independen sebelumnya, Muhammad Ali alias Abah Ali-Achmad Abu Jazid alias Gus Amak yang punya rekam jejak jelas justru tidak lolos verfak KPU. Sedangkan Bajo yang kita tidak tahu background-nya kok bisa?” ujarnya.*[Tim]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *