OPINI: Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu

Foto: dok (Bopo Bambang/fokuslintas.com)

 

FOKUSLINTAS.com – Sejenak sambil menikmati kopi malam hari (penting ora nggedebus),… Untuk kali ini kita mengupas dan berbicara yang ringan dulu saja yach..?Menurut penilaian kami dan wawasan yang beberapa kita pahami, bahwa setiap bangsa, suku, punya peribahasa sendiri-sendiri untuk menjawab terkait sebuah situasi atau kondisi.

Salah satu yang kami kupas juga terambil untuk opini ini diambil dari bangsa asal negara Arab, dengan peribahasanya yang memaknai arti khusus kocak namun bermakna tak gentar, serta membangkitkan semangat untuk terus maju berjuang dengan penuh keyakinan, atau sekedar untuk tak hiraukan ocehan orang lain yang usil serta syirik.

Okey.. mari kembali pada laptop, bahwa ada peribahasa Arab yang dimaksud diatas adalah tentang sebuah istilah “Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu”, ekstrim juga yach dengarnya,.. bahkan juga sudah ribuan kali dibicarakan sampai jutaan kali diucapkan sejak jaman nabi-nabi dahulu kala.

Menurut hemat kami, kok sama kesohornya dengan peribahasa “Time is money“ nya orang bangsa Inggris. Kalau di Indonesia yach “Ada gula ada semut“.

Bedanya, kalau peribahasa bangsa Arab yang sedang kita bahas ini punya nilai yang lebih, yaitu dalam hal memberi semangat untuk terus maju, maju dan maju….!!

(Selagi kita yakin benar yang kita lakukan, jangan harap dech.. sebagus apapun upaya kita kok akan bebas dari ocehan orang) bola-bali sifate menungso to….he..he…??

Coba diingat-ingat, dalam sebuah banyak sejarah, hadist sampai di kitab, jangankan kita orang biasa, bahwa Nabi pun kenyang dicemoohkan, difitnah, dihujat, dicaci maki dan sebagainya.

Alhasil apa tekad para beliau, termasuk Sang Nabi yang jadi panutan kita…. maaf bahasa fokuslintas.com dibuat gaul dan modern kan yach… Bahwa beliau tetap cuek, tetap jalan terus, tekadnya asal yakin langkahnya benar, tak perlu kendor dan makanya maju terus pantang mundur bro!!!

Dalam hal ini maka terkupas sudah, sedikit admin fokuslintas.com melambungkan angan, lalu menyulut rokok sambil memainkan inspirasi-inspirasinya.

Naahh…. Ternyata makna kecantol sudah, baik…begini saya cantumkan bagaimana yang terjabar dari sebuah inspirasi. Maaf bukan menggurui, mengajari, bukan sok atau bermaksud sombong… Memang agak ekstrim, tapi untuk memotivasi aja yach…berikut ini..???

“Jika kamu kesal dengan ulah orang lain yang usil, maka katakan “Anjing Menggonggong kafilah berlalu” dalam hati…he…he….??”

“Jika kamu yakin dengan langkahmu lalu diteriaki, maka katakan “Anjing Menggonggong kafilah berlalu” dalam hati.”

“Jika kamu yakin membela yang benar lalu dituding macam-macam, maka katakan “Anjing Menggonggong kafilah berlalu” dengan mulutmu.”

DENGAN MULUTMU!!!… Ha..ha..ha..ha..ha.. bukankah sebuah peribahasa bikin kamu mantab, keren, bikin semangat bro…?

(Sambil ngakak kelingan gaya cuek dukun santet temanku pas ngucapkan peribahasa tersebut, juga sambil mewejang daku yang hobby berjuang…he..he..he…he…. )

Menyambung cas-cis-cus kita about “Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu”, ada satu lagi yang penting untuk kehidupan sehari hari. Makna lain bahwa peribahasa tersebut artinya “Tak usah hiraukan gertakan”, karena anjing kalau menggigit tidak pakai aba-aba duluan. Namanya juga anjing… maka bila ada yang ngoceh atau menakut-nakuti, cuek aja. Makin jauh kita melangkah makin sirna pula gonggongan ditiup angin siwir-siwir….he..he..he…

Nah, sambil santai yuuk ngasah otak dikit. Biar kreatif, jadi jurnalis ya harus kreatif dan idealis dong. Yuk, latihan bersama bikin peribahasa disertai maknanya. Khusus peribahasa yang ada kata-kata “Anjing menggonggong” diatas semoga jadi asahan data memory dalam pikiran dan IQ kita bersama.

Tetap semangat….jangan lupa ngopi….kalau rokok habis, boleh ngutang….asal jangan kasbon dana panitia bakul mindring pasar lho yach….wkwk…wkkwk……

 

SALAM AMBYARR

[ Bambang Suripto ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *