Di Wonogiri Waspadai Gempa Bumi Berpotensi Tsunami 20 Meter

Ilustrasi gempa (ist)

 

FOKUSLINTAS.com — Prediksi terjadinya gempa megathrust yang berpotensi tsunami di laut selatan Pulau Jawa telah diwaspadai oleh Pemkab Wonogiri. Meski demikian, wilayah pesisir pantai selatan diklaim cukup terlindung oleh bukit-bukit dan tebing karang yang tinggi.

“Memang perlu mewaspadai dampak gempa dan tanah longsor. Pasalnya, wilayah Wonogiri cukup dekat dengan pertemuan antarlempeng benua di Samudera Indonesia, ” terang Kepala Pelaksana Harian BPBD Wonogiri Bambang Haryanto kepada wartawan, Kamis (1/10).

Menurut dia, Wonogiri mempunyai pantai dengan panjang sekitar sembilan kilometer. Beberapa pantai cukup ramai dikunjungi wisatawan, seperti Pantai Nampu, Sembukan, Karangpayung, dan Klotok.

“Tidak hanya tsunami yang harus diwaspadai, tapi juga dampak keseluruhan, termasuk kerusakan infrastruktur akibat gempa bumi dan tanah longsor,” terangnya.

Oleh sebab itu imbuh dia sejumlah langkah kesiap-siagaan bencana telah dilakukan. Salah satunya adalah gladi lapang penanggulangan tsunami. Hal itu pernah diadakan di sejumlah pantai di Kecamatan Paranggupito pada 2019 lalu. Dalam latihan tersebut, respons dan ketangguhan masyarakat dilatih dalam menghadapi bencana tsunami. Bahkan, dalam waktu dekat ini atau tepatnya 6 Oktober mendatang akan digelar kegiatan serupa di beberapa lokasi di Kecamatan Paranggupito.

“Gladi lapang akan melibatkan seluruh stakeholder untuk menguji respons dan ketangguhan semua pihak dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami. Jalur evakuasi telah disiapkan dan setiap desa dibentuk relawan Destana,” tandasnya.* [Tim-Eko]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *