OPINI: Menguatkan Jiwa Walau di Pandang Sebelah Mata

Foto: dok/DPC BPAN LAI Sragen

 

FOKUSLINTAS.com – Dalam hidup ini, tidak semua orang mau mengerti keadaanmu. Ada saja orang-orang yang memandang rendah terhadapmu. Orang-orang dengan pandangan seperti ini membuatmu akan merasa tidak berharga di depannya. Kamu sama sekali tidakpunya nilai apapun saat berhadapan dengan orang-orang yang merendahkanmu.

Diremehkan memang merupakan pengalaman yang bikin sakit hati. Meski begitu tidak perlu dipikirkan dan  dimasukan ke dalam hati. Anggap hinaan dari orang-orang yang meremehkanmu sebagai “bahan bakar” untuk memotivasi diri dan melakukan sesuatu yang lebih hebat lagi.

Buat mereka yang meremehkanmu merasa tersiksa, dengan cara menampakan wajah penuh dengan senyum kemenangan. Tunjukkan pada mereka bahwa kamu masih bisa bahagia walaupun mereka terus memberikan komentar jelek pada dirimu. Orang yang suka meremehkanmu sebenarnya hanya iri pada usaha yang selama ini kamu lakukan untuk menuju kesuksesan. Karena mereka takut tersaingi olehmu, maka itu mereka mencari segala cara untuk menjatuhkan dirimu.

Daripada membuang waktu, pikiran, dan tenaga untuk membalas perbuatan mereka yang memandangmu sebelah mata. Cobalah untuk belajar bersikap cuek dan tidak peduli. Sikapmu yang menanggapi cemoohan mereka hanya akan membuat mereka senang. Kalau kamu menunjukan sikap acuh dan membiarkan omongan mereka sebagai angin lalu, nanti juga mereka akan capek sendiri. Mereka akan merasa jengkel karena nyatanya usaha untuk menjatuhkanmu gagal dan tidak berguna.

Tak perlu dimasukan ke dalam hati, cukuplah jadikan motivasi tiap cemoohan yang mereka lontarkan. Hidupmu terlalu singkat untuk meladeni orang yang tidak penting. Tunjukan pada mereka bahwa kamu bisa terus berusaha melakukan yang terbaik melebih anggapan mereka selama ini.bisa jadi mereka yang saat ini memandangmu sebelah mata, akan takjub melihat perubahanmu di masa depan. Banyak orang sukses yang mengatakan, tiap kali mereka diremehkan, justru mereka jadi lebih bersemangat dan lebih percaya diri.

Ya, hidup di dunia hanyalah sebentar. Manfaatkanlah waktumu yang berharga dan selagi masih ada untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Daripada hanya digunakan untuk mendengarkan mereka yang hanya bikin pusing, lebih baik gunakan waktu yang ada untuk mengembangkan diri. Bila ucapan mereka membuatmu stres, kamu bisa mengalihkannya dengan pergi berlibur ke tempat-tempat seru. Tunjukan pada mereka yang mencaci makimu bahwa kamu kamu masih bisa bersenang-senang sambal tertawa bahagia walaupun selama ini dijelek-jelekan.

Terlalu memikirkan ucapan yang buruk tentangmu lalu memendamnya dalam hati hanya akan membuatmu stres. Kejengkelan yang dipendam akan berubah jadi benci, alhasil kamu malah membenci orang-orang yang meremehkanmu karena berpikir mereka adalah orang yang jahat. Perasaan benci akhirnya berubah jadi dendam.

Sebelum kamu berubah jadi orang yang jahat, sebaiknya tidak usah memikirkan omongan yang jelek tentangmu terlalu keras apalagi sampai dimasukan ke hati. Hatimu terlalu sempit hanya untuk diisi dengan kebencian. Lebih baik, ubah perasaan kesal tersebut ke arah yang lebih positif.

Apa yang menyebabkan orang-orang itu meremehkanmu? Orang meremehkanmu karena mereka melihat sesuatu yang kurang dari dirimu. Kekuranganmu dijadikan celah untuk menjatuhkanmu. Untuk itu, kamu harus berusaha lebih keras agar kekurangan yang kamu miliki tidak dihina. Caranya? Lebih giat memperbaiki diri. Tidak perlu jadi yang sempurna, cukup berusaha untuk terus jadi yang terbaik di segala hal.

Ketika kamu masuk kerja di sebuah perusahaan baru, tentunya ada saja satu atau dua orang yang menganggap buruk tentangmu. Mereka menganggapmu tidak mampu, tidak cekatan, dan sejumlah penilaian buruk lainnya. Biarkan saja, biarkan mereka berpikir begitu. Jangan berbicara apapun pada orang yang melihat sinis padamu. Mereka akan tahu dengan sendirinya bahwa orang yang mereka remehkan adalah atasannya sendiri. Ketika mereka sudah tahu tentang jati dirimu yang sebenarnya, bolehlah kamu sombong sedikit. Hehe..

Percayalah roda kehidupan terus berputar. Hidup ini selalu ada ujian dan tantangan. Hadapilah dengan penuh senyuman setiap cemoohan dan hinaanmu yang menimpamu. Toh, kamu tidak akan selamanya dihina. Kamu tidak akan selamanya dijatuhkan. Selama kamu mau berusaha, selama kamu berupaya untuk bangkit ketika jatuh, percayalah kamu akan bahagia suatu saat kelak. Teruslah beripikir positif pada nasib.

Ketika kamu berhasil meraih impian dan kesuksesan, jangan lupa untuk berterima kasih terhadap orang yang merendahkanmu. Karena merekalah, pemicu kamu berjuang selama ini. Jika kamu tidak dihina, mungkin kamu masih ada di dalam ‘zona nyaman’ tanpa tahu artinya pengorbanan. Tunjukan tindakan berterima kasih disertai senyum lebar penuh kebahagiaan terhadap orang-orang yang dulu menganggapmu tidak berguna.

 

( Sukino Embol )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *