Bareskrim Bekuk Sindikat Pembobol Akun Bank dan Grab, Kerugian Capai Rp 21 M

Konferensi pers kasus pembobolan bank yang rugikan Rp 146 M di Mabes Polri Foto: Konferensi pers kasus pembobolan perbankan dan Grab dengan kerugian Rp 21 miliar (Source: dtk/Bgs)

 

FOKUSLINTAS.com – Bareskrim Polri menangkap sindikat pembobol akun nasabah bank dan aplikasi transportasi online, Grab. Para pelaku berhasil menggasak uang korban Rp 21 miliar.

“Kasus pengambilalihan akun rekening atau one time password (OTP). Jadi berawal pada Juni 2020, ada laporan daripada perbankan masuk ke Mabes Polri. Kemudian ada laporan dari masyarakat yang masuk ke Mabes, kemudian laporan dari salah satu online, transportasi online, Grab yang masuk ke Mabes,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono.

Hal itu disampaikan Argo dalam konferensi pers di Bareskrim, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2020). Argo mengatakan lebih dari satu bank yang melapor jadi korban kejahatan ini.

“Yang Grab (kerugian) Rp 2 miliar. Sisanya (kerugian) perbankan,” jelas Argo.

Argo menyampaikan jumlah pelaku yang berhasil diamankan adalah 10 orang. Pelaku berinisial berinisial AY (19), YL (25), GS (26), K (53), J (50) dan RP (18), KS (28), CP (27), PA (38) dan AH (34). *[Khisan]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *