Hadir Memberi Solusi Kesehatan Bagi Masyarakat, DPC BPAN LAI Sragen Membuka Pengobatan Alternatif

Ketua DPC BPAN LAI Sragen Eko Awi bersama pakar pengobatan alternatif Spritual juga Supranatural Kadiv Satgas Sumeri dan Kadiv Penelitian Dwiyanto kini hadir memberi solusi Kesehatan Alternatif bagi warga masyarakat yang kurang mampu. Foto: Istimewa 

 

FOKUSLINTAS.com – Ada kalanya kita tidak ingin ke dokter untuk penyembuhan dengan berbagai alasan. Entah karena sekadar malas saja atau ada trauma lain. Permasalahannya tubuh tetap terasa tidak enak. Solusi lainnya adalah menuju pengobatan alternatif.

Pengobatan alternatif adalah pengobatan yang tidak memakai cara dan alat medis. Dengan berbasis agama, kekuatan do’a, tirakat serta keterampilan dan percaya kepada Allah SWT, insyaAllah semua penyakit bisa sembuh.

Sumeri (Ki Khentir) dan Dwiyanto (Ki Carang) yang juga selaku tim di DPC BPAN Lembaga Aliansi Indonesia Cabang Sragen juga mengharapkan dengan keberadaan pengobatan alternatif yang terkenal dengan Terapi Cablek tersebut bisa membantu masyarakat yang membutuhkan pengobatan tanpa pungutan biaya, khususnya yang kurang mampu. Harapan mereka praktek pengobatan alternatif karya tim DPC Sragen ini bisa disambut baik oleh semua kalangan warga masyarakat.

“Kami sudah menangani ribuan pasien dengan berbagai macam penyakit medis maupun non medis dan untuk kegiatan saat ini dan kedepannya, Insyaalloh kita akan mengadakan bakti sosial. Keahlian kami pada terapi cablek dan ilmu ketabiban dengan ramuan dari tetumbuhan alam yang asli,” terang Sumeri.

Ketua DPC BPAN LAI Sragen memberi support terkait adanya praktik pengobatan alternatif yang bisa bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat khususnya warga kurang mampu. Foto: Istimewa

Tempat praktek alternatif yang dekat lokasi sekretariat DPC Sragen ini berada di Desa Brojol ,Rt 04/Rw 02, Kelurahan Brojol, Kecamatan Miri ,Kabupaten Sragen. Disisi lain, dalam menangani pasien Sumeri dan Dwiyanto dengan bermodalkan keterampilan untuk mengobati melalui pemijatan, cablek dan ramuan obat-obatan tradisonal. 

“Semoga hasil karya spiritual dan kemampuan ketabiban kami juga selaku tim di DPC BPAN Lembaga Aliansi Indonesia ini bisa membantu bagi semua kalangan masyarakat. Penanganan yang kami lakukan tanpa pungutan biaya, kecuali untuk ramuan bahan alam bisa memesan bisa mencari sendiri. Alhamdulilah sudah tak terhitung warga kurang mampu pula yang telah kami tolong.” imbuhnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *