15 Hari TMMD, Cor Jalan Sepanjang 947m di Desa Gilirejo Lama Miri Sragen Selesai 100% Dibangun

Cor jalan sepanjang 947m di Desa Gilirejo Lama Kec. Miri Kab. Sragen selesai dibangun 08 Oktober 2020. Foto: Istimewa

 

FOKUSLINTAS.com – TMMD Sengkuyung tahap 3 Kodim 0725/Srg telah memasuki hari ke 17 dari target 30 hari sejak dibuka 22/09/2020 lalu dipemkab Sragen oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Sasaran fisik berupa cor blok jalan sepanjang 947M lebar 2,5M tebal 12Cm sedangkan Rehab rumah tidak layak huni sebanyak 18 unit dan jamban sehat 21 unit.

Data yang dihimpun fokuslintas.com sekaligus DPC BPAN Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Sragen, untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang wasbang, pertanian dan perkebunan, peternakan, kesehatan, protokoler kesehatan covid-19, pemberlakuan new normal, Kamtibmas dan lain lain.

Sementara itu, Kepala Desa Gilirejo Lama Suparjo juga menyampaikan bahwa pengecoran jalan sepanjang 947M telah selesai 100% kemarin. Jalan tersebut adalah penting karena menghubungkan Dukuh Pringapus menuju Dukuh Rejomulyo serta Dukuh Ngeplangrejo. Disisi lain, untuk RTLH selesai 14 Rumah dan Jambanisasi selesai 100%.

Kepala Desa Gilirejo Lama Suparjo survey lokasi dimana RTLH 14 Rumah dan Jambanisasi selesai dibangun. Foto: Istimewa

“Terimakasih kami ucapkan kepada pihak Kodim dan Pemkab Sragen yang telah memberikan bantuan TMMD kepada Desa kami, semenjak saya menjadi Kepala Desa 2007 baru kali ini mendapat bantuan TMMD,” tandasnya.

Suparjo berharap terkait hal itu nantinya bisa mendapatkan bantuan TMMD tahun depan kembali karena masih banyak jalan rusak yang perlu diperbaiki di Desa Gilirejo Lama.

Babhinsa Triyanto bersinergi dan cek lokasi di lokasi berbagai program TMMD di Desa Gilirejo Lama. Foto: Istimewa

Sementara itu, salah satu penerima bantuan RTLH Sumini janda umur 56 tahun Dukuh Tapen Rt.15 Desa Gilirejo Lama mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak Kodim Sragen yang telah merehab rumahnya.

“Semula lantai rumah saya masih berupa tanah, alhamdulillah sekarang sudah di plester sehingga lebih sehat, dinding dan genting juga diganti asbes sehingga tidak bocor jika hujan,” ucapnya.

Ditemui terpisah Dandim Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno,S.I.P juga mengungkapkan bahwa perihal cepatnya proses pengerjaan TMMD tak lepas dari sinergitas, guyub rukun dan semangat gotong royong antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat Desa Gilirejo Lama. “Untuk penutupan direncanakan di Pemkab tanggal 21 Oktober 2020 karena masih dalam pandemi covid-19” Papar Dandim.

(Mahmud-Awi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *