Pasien Covid-19 di Wonogiri Bertambah, Begini Imbauan Tim Gugus Tugas

Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa (dok/tim)

 

FOKUSLINTAS.com — Pekan ini, kembali terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri. Sehingga, jumlah kumulatif pasien Covid-19 di Wonogiri sebanyak 287 orang.

“Kamis (8/10) tercatat ada tambahan enam pasien Covid-19. Saat itu juga ada satu pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia,” ungkap Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa kepada wartawan, Jumat (9/10).

Disampaikan, saat ini pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri secara kumulatif sebanyak 287 orang. Kemudian untuk pasien meninggal akibat Covid-19 menjadi 18 orang.

“Jadi selama Senin hingga Kamis pekan ini terdapat penambahan 16 kasus,” ujarnya.

Menurut Edy Santosa, penambahan enam kasus ini, sebagian besar merupakan tindak lanjut hasil tracing dari pasien ibu hamil yang pekan lalu sudah menjalani test swab dan hasilnya positif Covid-19. Selain itu, juga ada penambahan dari klaster perjalanan.

Dijelaskan, terkait enam pasien baru itu, perinciannya, dua orang berdomisili di Kecamatan Slogohimo dan empat orang lainnya masing-masing beralamat di Kecamatan Wonogiri, Tirtomoyo, Ngadirojo dan Slogohimo.

“Dua orang di Slogohimo yang terpapar itu merupakan hasil tracing dari ibu hamil yang dinyatakan positif beberapa hari lalu. Jadi ini klaster keluarga,” katanya.

Sementara itu, penambahan pasien positif yang dinyatakan meninggal pada Kamis (8/10), merupakan warga Kecamatan Girimarto. Pasien terpapar Covid-19 setelah melakukan perjalanan dari Jakarta.

Namun demikian, di hari yang sama, ada sembilan pasien yang dinyatakan sembuh dari Corona. Sehingga total pasien Covid-19 di Wonogiri yang sembuh sebanyak 246 orang.

Beda lagi dengan pasien aktif, saat ini jumlahnya mencapai 23 orang. Di mana 13 orang menjalani isolasi mandiri dan 10 orang dirawat di rumah sakit.

“Atas kondisi ini kami mengimbau kepada warga, jangan pergi ke zona merah dulu, kalau tidak penting tunda saja dulu. Lalu, besuk orang sakit juga ditunda dulu, apalagi mendatangi hajatan. Kan bisa mengucapkan selamat melalui videocall. Ijin hajatan dalam skala besar belum kita perkenankan. Apabila pakai undangan, dibatasi 50 orang saja,” bebernya.

Sementara itu, kasus pasien suspek di Wonogiri saat ini sebanyak 98 orang. Rinciannya, dua orang masih dirawat di RSUD Wonogiri, 81 orang telah sembuh dan 15 orang dinyatakan meninggal. Selanjutnya, kasus kontak erat saat ini sebanyak 960 orang, tiga orang masih dalam pemantauan, 12 orang meninggal, sisanya telah selesai pemantauan.* (Tim-Khisan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *