Ricuh Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja, Polda Jateng Amankan 97 Pelaku Anarkisme

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi (berdiri ditengah) meminta keterangan pelaku aksi anarkisme yang diamankan (ist)

 

FOKUSLINTAS.com — Polda Jawa Tengah mengamankan sebanyak 97 orang pelaku anarkisme dalam aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) di wilayah Jawa Tengah. Mereka terindikasi melakukan perusakan fasilitas umum.

“Telah diamankan total ada 97 orang yang diduga pelaku anarkis,” terang Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna kepada wartawan, Jumat (9/10) malam.

Dikatakan, secara keseluruhan terjadi gelombang aksi unjuk rasa di sejumlah kawasan Jawa Tengah. Baik di Semarang, Pekalongan, Sukoharjo dan wilayah lainnya.

“Gerbang gedung DPRD Provinsi Jateng dirusak massa demo di Semarang pada Rabu (7/10), di Sukoharjo Truck Satpol PP dan Pos Polisi dibakar massa, di Pekalongan Mobil Dinas kominfo dan Mobil binmas Polres Pekalongan tak luput dari amuk massa. Tak hanya itu para demonstran juga merusak lampu taman kota Semarang,” jelas Iskandar.

Pihaknya akan menindak tegas massa yang berlaku anarkis saat menggelar unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja. Pasalnya, hal itu merupakan tindak kriminal yang harus dihentikan.

“Para Pelaku tindak anarkis, akan dijerat dengan pasal 212, 216, 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun,” tegas Iskandar mewakili Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi.* [Tim-Khisan]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *