7 Nakes Puskesmas Jenar Sragen Terpapar Corona, Ini Penyebabnya

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, dr Hargiyanto (dok/tim)

 

FOKUSLINTAS.com — Misteri penularan Covid-19 di Puskesmas Jenar. Sragen akhirnya terjawab. Ternyata sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Jenar tertular Virus Corona dari warga yang melakukan rapid test untuk merantau ke Sulawesi.

“Tertular dari pelaku perjalanan dari Sulawesi. Mau pulang ke Sulawesi dia rapid dulu di Puskesmas Jenar. Nakes yang tertular adalah yang kontak erat dengan pasien tersebut,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, dr Hargiyanto, Selasa (12/10).

Hargiyanto mengatakan, para pegawai Puskesmas Jenar tersebut terpapar Corona dari seorang warga yang melakukan rapid test di Puskesmas.

Warga tersebut merupakan pelaku perjalanan atau perantau di Sulawesi dan melakukan rapid untuk bertolak kembali ke Sulawesi.

Karena ada 7 Nakes yang terpapar, pihaknya kemudian memutuskan untuk menutup sementara pelayanan di Puskesmas Jenar. Penutupan dilakukan mulai hari Senin (12/10) hingga sepekan ke depan.

“Untuk sementara (Puskesmas Jenar) tidak melakukan pelayanan publik dulu. Waktu sepekan kita gunakan untuk melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan,” jelasnya.

Meski begitu, ia memastikan operasional Puskesmas tetap berjalan. Terutama petugas yang melakukan surveilance serta tracing warga yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Ketujuh pegawai Puskesmas Jenar tersebut, saat ini menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Darurat (RSD) Technopark. Ditambahkan, dua pegawai sudah diperbolehkan pulang karena sudah dinyatakan sembuh.

Plt Bupati Sragen Dedy Endriyatno mengatakan, penutupan pelayanan Puskesmas Jenar dipandang lebih baik untuk kepentingan penyelamatan lebih besar. Hal itu untuk menghindari musibah yang lebih besar daripada sekadar mengambil manfaat di tengah kondisi Nakes yang terpapar.* [Tim]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *