Demo Terkait UU Cipta Kerja di Karanganyar, Ini Tuntutannya

Aksi unjuk rasa Anak NKRI di depan gedung DPRD Karanganyar. (Raymond)

 

FOKUSLINTAS.com — Massa yang menamakan diri Anak NKRI berunjuk rasa di depan gedung DPRD Karanganyar, Selasa (13/10) siang. Mereka mendesak wakil rakyat yang duduk di DPRD Karanganyar menyampaikan penolakan UU Cipta Kerja sekaligus RUU HIP ke DPR RI dan presiden.

“Secara tegas kami menolak UU Cipta Kerja karena menyengsarakan buruh dan rakyat. Kalangan DPR hanya membela kepentingan pengusaha dan asing,” kata Koordinator Aksi dari Forum Umat Islam Karanganyar, Fadlun Ali dalam orasinya di panggung portabel yang dipasang di depan Gedung Dewan.

Anak NKRI ini terdiri dari sejumlah ormas Islam di Karanganyar. Para pimpinan ormas tersebut menyebut pemimpin Indonesia sudah berbuat zalim. Sejumlah ayat Alquran dilafalkan untuk menguatkan argumennya.

Aksi yang dimulai pukul 13.00 WIB itu terus berlangsung di depan gedung DPRD sambil menunggu audiensi perwakilannya dengan para anggota dewan. Sementara itu audiensi perwakilan Anak NKRI diterima lima orang anggota DPRD yang dipimpin Anggota Komisi D Wagiyo.

Di dalam ruang OR, Fadlun Ali kembali mendesak anggota DPRD menyampaikan aspirasinya ke pimpinan Dewan. Harapannya, aspirasi itu diteruskan ke pimpinan DPR RI dan presiden.

Di hadapan anggota Dewan di Karanganyar, mereka membacakan sikap MUI bahwasanya pemerintah sudah mengabaikan pimpinan ormas Islam yang menolak UU Cilaka.

Anggota Komisi D Muh Ihsan berjanji menyampaikan aspirasi pengunjuk rasa ke pimpinan dewan. Dikatakannya, para pimpinan dewan sedang bertugas ke Ibu Kota.* [Tim-Eko]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *