Terapkan “Sedikit Bicara Banyak Kerja”, Becus Kreatif dan Niat Positif Ora??

Foto/Ist/Bgs

FOKUSLINTAS.com – Seperti kata kutipan yang berbunyi ‘Talk less do more’ mengurangi bicara dengan lebih banyak berbuat sesuatu ternyata sangat efektif untuk diterapkan. Memang terdengar sederhana, namun rupanya banyak sekali yang merasa kesulitan ketika mau melakukan suatu hal. Meski begitu, tindakan sedikit bicara dan lebih banyak berbuat akan bermanfaat sekali untukmu ketika sudah terbiasa.

Apa saja sih manfaat ketika membiasakan diri sedikit berbicara untuk banyak berbuat? Dalam bahasa jawa, (jane niat kerjo ora, becus nyambut gawe ora, iso berpikir positif kedepan ora, yen niat ora mung kakehan alesan karo omongan dadi wong) Ini lho guys, 6 hal positif yang akan kamu dapatkan dalam hidup.

1. Sedikit bicara, maka kamu tak buang-buang waktu dan tenaga untuk mengeluarkan celotehan kurang penting

Salah satu sebab kenapa waktumu bisa terbuang begitu saja adalah karena terlalu banyak bicara. Sebaliknya, menerapkan sikap sedikit berbicara tentu ampuh banget untuk menghemat waktu yang kamu punya.

Dengan mengurangi celotehan yang kurang penting, kamu sama saja menyelamatkan detik dalam hidupmu sehingga bisa digunakan untuk hal yang jauh lebih penting.

2. Semakin banyak pencapaian yang diraih karena kamu fokus untuk melakukan sesuatu yang berguna

Saat menerapkan ‘talk less do more’, kamu akan mampu untuk alokasikan setiap waktu buat melakukan sesuatu yang berguna. Alasannya ialah karena otakmu jauh lebih fokus dari sebelumnya.

Waktu tidak lagi berlalu begitu saja karena banyaknya omongan yang keluar. Tanpa sadar waktu telah dipergunakan secara bijaksana tanpa kamu merasa menyesal di kemudian hari.

3. Saat memilih sedikit bicara untuk lebih banyak berbuat, pikiran akan tenang dan kamu jadi jauh lebih kreatif

Fokusmu sudah beralih pada tindakan berharga, maka manfaat baik berupa pikiran yang jauh lebih tenang bakalan kamu dapatkan. Ketika kamu masih gemar berceloteh, pola pikirmu akan disibukkan oleh banyak pemikiran.

Namun saat kamu lebih memprioritaskan tindakan, otakmu cenderung rileks dan fokus mengerjakan. Hal itulah yang memberi ketenangan serta berefek pada meningkatnya kreativitas.

4. Terlalu banyak omong bisa jadi malah datangkan masalah, dengan sedikit bicara kamu terhindar dari hal tersebut

Sikap terlalu banyak bicara mungkin saja jadi bumerang atau dengan kata lain, mendatangkan suatu masalah. Kalau tak pandai menjaga ucapan, bisa jadi akan ada kata-kata kurang tepat yang dikeluarkan.

Meski tak disengaja, tapi tentu dapat berbuntut panjang kalau masalah tak segera diluruskan. Sadar tak sadar, tindakan sedikit bicara tapi banyak berbuat mampu menghindarkanmu dari persoalan semacam ini, lho.

5. Memusatkan perhatian pada tindakan nyata ketimbang omongan belaka, kamu bisa cepat raih kesuksesan

Fokus berusaha meraih apa yang kamu inginkan tanpa banyak bicara akan mempercepat datangnya kesuksesan. Tanpa umbar usaha yang kamu lakukan di depan banyak orang, kamu selalu berusaha yang terbaik.

Perhatian juga kamu curahkan pada banyaknya tindakan, bukan pada penilaian orang lain. Lewat pencapaian demi pencapaian kecil, kamu pun bak naik level sehingga perlahan-lahan bisa sampai ke puncak sukses.

6. Tak perlu banggakan diri sendiri dengan kata-kata, banyak berbuat bisa bikin orang lain mengakui kehebatanmu dengan sendirinya

Membanggakan diri sendiri di depan orang lain bukannya memberi keuntungan. Malah hal tersebut bisa bikin waktumu tersita.

Salah-salah justru orang lain hanya akan melihatmu sebagai pribadi yang suka pamer. Lain cerita kalau kamu bersikap rendah hati sekaligus tetap berusaha keras mengejar tujuan hidup. Dengan sendirinya, orang lain akan berdecak kagum melihat sosokmu.

Banyak banget nilai positif yang akan kamu genggam ketika memutuskan untuk sedikit bicara tapi banyak berbuat. Sejauh ini, apakah kamu sudah menerapkan sikap ‘talk less do more’ atau belum nih, guys?* ( Awi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *