Di Klaten, 60.367 KK Terdampak Covid-19 kembali Dapat Bantuan Sembako

Penyerahan bantuan Sembako di Klaten (diskominfo klaten)

 

FOKUSLINTAS.com — Jaring Pengaman Sosial (JPS) berupa bantuan Sembako tahap lima dari Pemerintah Kabupaten Klaten mulai disalurkan pada sebanyak 60.367 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak secara ekonomi dan sosial akibat adanya Covid-19.

Penyaluran tersebut ditandai dengan dilakukannya pengarahan oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko secara virtual dengan penerima bantuan di 26 kecamatan.

Dalam kesempatan tersebut, Pjs Bupati Klaten meminta agar seluruh camat, muspika dan kepala desa melakukan penyaluran bantuan secara serentak.

“Harapan kita bapak camat dan Muspika untuk memastikan bahwa hari ini semua yang berhak menerima Sembako dapat menerima di waktu yang sama,” jelas Sujarwanto –seperti dilansir laman klatenkab.go.id, Jumat (16/10).

Sujarwanto mengungkapkan bahwa dari berbagai bantuan yang diberikan pemerintah pusat dan daerah setidaknya sudah menjangkau lebih dari 72 persen KK yang ada di Kabupaten Klaten.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3AKB Klaten M Nasir mengungkapkan, adanya Covid-19 sangat berdampak pada ekonomi dan sosial masyarakat sehingga harapannya dengan penyaluran sembako ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat.

“Masing-masing KK yang berhak menerima sejumlah 60.367 KK se Kabupaten Klaten, dengan nominal Rp 220 ribu yang berupa Sembako,” jelasnya.

Pihaknya merinci bantuan Sembako tersebut meliputi beras premium 10 Kg, Gula pasir 1 Kg, minyak goreng kemasan 1 liter, telur ayam 1 Kg, mie instan goreng 5 bungkus, mie instan rebus 5 bungkus, teh 4 bungkus yang dikemas dalam kardus dengan stiker/leaflet dari Pemkab Klaten, termasuk pajak.

M Nasir mengungkapkan bahwa dalam pengadaan bahan untuk bantuan sembako tersebut dibeli dari petani maupun pedagang setempat di Kabupaten Klaten. Sehingga turut menggerakan ekonomi masyarakat.

Setelah pengarahan dilakukan, dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis oleh Camat secara serentak yang kemudian ditindaklanjuti dengan distribusi pada penerima di hari yang sama.

“Kita berharap agar penyaluran jaring pengaman sosial Sembako tahap lima dapat berlangsung baik dan lancar,” tambahnya. * (Tim-Khisan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *