Tembus Capai 981 dan 38 Meninggal, Kasus Pasien Covid-19 di Solo Makin Meroket

Petugas kesehatan melakukan penyemprotan disinfektan di Kampung Gandekan, Jebres, Solo (dok/tim)

 

FOKUSLINTAS.com — Satgas Penanganan Covid-19 Solo mencatat penambahan delapan kasus baru, Rabu (21/10). Penambahan delapan kasus ini merupakan yang ketiga kalinya berturut-turut. Sebelumnya tambahan delapan kasus juga terjadi pada Senin dan Selasa kemarin.

“Kasus Covid-19 Solo bertambah delapan orang. Angka penamban ini sama dengan hari Senin dan Selasa kemarin,” ujar Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, Kamis (22/10).

Ia menjelaskan, dengan penambahan delapan kasus baru ini, data kumulatif Covid-19 Solo sebanyak 981 kasus. Penambahan ini berasal ada yang berasal dari PDP naik kelas, ada yang tracing sebelumnya.

“Delapan pasien baru tersebut tersebar di sejumlah kelurahan. Diantaranya ada ditemukan di Kelurahan Mojosongo, Jebres, Manahan dan Kedung lumbu,” papar dia.

Pasien Covid-19 yang meninggal juga bertambah satu orang, dari sebelumnya 37 orang menjadi 38 orang. Pasien yang meninggal ini berasal dari Kadipiro.

“Pasien meninggal dunia bertambah satu orang dari Kadipiro. Hasil pengecekan ada penyakit bawaaan, kormobit,” katanya.

Ahyani menambahkan, dengan penambahan delapan kasus ini, angka kumulatif pasien Covid-19 di Kota Solo mencapai 981 kasus. Perinciannya, 686 orang dinyatakan sembuh, 196 orang menjalani karantina, 61 orang tengah dirawat dan 38 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Data klaster yang sempat muncul beberapa hari kemarin sampai hari ini belum ada penambahan kasus,” tambahnya.* [Tim-Joko]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *