Keusilan Kandole, Si Hantu Perempuan yang Gemar Mainin Alat Kelamin Pria Hingga Sampai Orgasme

Kandole, Hantu yang Gemar Mainin Alat Kelamin Pria ! | Keepo

 

FOKUSLINTAS.com – Sepanjang pengetahuan kita sebagai manusia biasa, umumnya kita mengenal dua jenis hantu secara garis besarnya, yakni hantu laki-laki dan hantu perempuan. Untuk penampilannya sendiri biasanya tidak jauh dari kebudayaan yang berkembang di tempat tersebut. Misalnya hantu vampir yang ada di wilayah Tiongkok penampilannya sangat berbeda dengan hantu vampir dari wilayah Eropa.

Nah, di antara sekian banyak hantu yang beredar, konon katanya hantu berwujud perempuan menjadi hantu yang paling menakutkan. Bukan hanya fisiknya saja yang kadang membuat semua orang yang melihat terkejut, melainkan juga sikapnya yang cenderung agresif. Sebut saja hantu kuntilanak di Indonesia. Tipe hantu kuntilanak ini memiliki perawakan yang hampir sama dengan manusia biasa.

Namun, hal itulah yang membuat orang-orang menjadi ketakutan. Biasanya hantu ini diidentikan dengan pakaian putih serta pohon besar karena memang konon katanya, kuntilanak sering nangkring di atas pohon sambil bernyanyi-nyanyi menakuti para manusia.

Berbicara tentang hantu wanita, nyatanya nggak melulu hantu wanita itu menyeramkan. Buktinya ada beberapa hantu wanita yang memiliki penampilan sangat cantik, bahkan bisa membuat para lelaki yang melihatnya menjadi jatuh cinta. Salah satunya adalah hantu Kandole yang berasal dari Pulau Sulawesi.

Emang secantik apa sih hantu Kandole itu? Penasaran ‘kan? Daripada berlama-lama, langsung aja deh kita baca bareng-bareng!

1. Hantu Kandole

Hantu Kandole merupakan urban legend yang berasal dari Pulau Sulawesi di Indonesia, tepatnya di wilayah Sulawesi Tenggara.

Hantu ini digambarkan oleh masyarakat setempat sebagai sosok hantu dengan paras yang amat cantik dan senang menggoda para lelaki. Namun, hantu ini konon juga bisa menampakkan dirinya sebagai sosok yang menyeramkan tatkala dirinya merasa terganggu oleh perbuatan manusia.

2. Jin perempuan di tengah hutan

Beberapa masyarakat menganggap bahwa Kandole sebenarnya merupakan sosok jin perempuan yang mendiami hutan-hutan belantara yang ada di Sulawesi Tenggara. Sama halnya dengan manusia, hantu Kandole pun hidup secara berkelompok.

Meski demikian, mereka tidak hidup berdampingan dengan jin laki-laki. Dengan kata lain, hantu Kandole hidup bersama dengan kelompok jin perempuan tanpa satu pun jin laki-laki. Bagaimana caranya mereka berkembang biak?

Nah, cara agar hantu Kandole dapat mempertahankan keturunannya adalah dengan menculik jin laki-laki yang kemudian akan dijadikan sebagai suami. Jin laki-laki yang sudah diculik Kandole ini nggak akan bisa berbuat apa-apa dan mereka semua menjadi tunduk kepada Kandole. Selain itu, Kandole juga ternyata kerap menjadikan manusia sebagai suaminya.

3. Digunakan untuk mencelakai orang lain

Ketika ada seseorang yang memiliki dendam dengan orang lain, mereka biasanya akan pergi ke paranormal. Nah, paranormal tersebut akan menyuruh orang tersebut untuk menikah dengan makhluk gaib, salah satunya adalah Kandole.

Selain itu, orang tersebut harus menyediakan tempat bagi Kandole di bubungan rumah serta ranjang pengantin agar Kandole menjadi betah. Konon, karena parasnya yang cantik, manusia pun banyak yang tidak segan untuk menikah dengan Kandole demi melancarkan niat jahatnya.

4. Senang memainkan alat kelamin laki-laki

Sebagai jin perempuan, Kandole pun gemar untuk menjahili para lelaki. Konon Kandole ini gemar memainkan alat kelamin laki-laki hingga mengalami orgasme. Nah, untuk menghindari hal itu terjadi, secara tradisi biasanya laki-laki yang akan berpergian ke luar rumah pada malam hari diwajibkan untuk membawa alat penerangan semisal obor atau lampu.

Bukan karena Kandole takut akan cahaya, melainkan hantu tersebut diyakini sangat pemalu sehingga Kandole pun tidak akan mau mengganggu manusia di tempat yang terang.

Itu dia kisah tentang hantu perempuan cantik bernama Kandole. Hantu yang cukup unik, ya! Apakah kamu juga punya kisah hantu menarik lainnya di daerahmu?*

(Mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *