Sesuai SK Bupati, Klaten Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Merapi

Tiga desa di Kemalang yang masuk kawasan rawan bencana Gunung Merapi. Foto/dok

 

FOKUSLINTAS.com – Pemkab Klaten mulai menetapkan status tanggap darurat bencana letusan Gunung Merapi. Status tanggap darurat yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Klaten No. 360/318 Tahun 2020 itu berlaku selama 7 hari terhitung 9-16 November.

Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Sip Anwar mengatakan penetapan masa tanggap darurat terhitung selama tujuh hari. Namun pihaknya mengaku tidak menutup kemungkinan bakal diperpanjang sesuai Peraturan Kepala BNPB dengan melihat perkembangan Gunung Merapi setiap pekannya.

“Setiap pekan nanti dievaluasi. Kalau masih diperlukan bisa diperpanjang lagi sebanyak tiga kali, sesuai dengan peraturan BNPB,” ujarnya, Rabu (11/11/2020).

Dengan penetapan status tanggap darurat tersebut, seluruh instansi di Pemkab Klaten akan segera saling berkoordinasi guna memastikan kesiapan mitigasi bencana maupun logistik. Termasuk kesiapan evakuasi dan sarana prasara pengungsian sementara maupun akhir.

“Sebetulnya setelah diumunkan berstatus siaga itu langsung kita tindaklanjuti dengan rapat bersama instansi lainnya dipimpin Pjs Bupati. Kemudian berkoordinasi dengan relawan dan kades,” jelasnya.

Dikatakan, ada tiga desa di Kemalang yang masuk kawasan rawan bencana Gunung Merapi. Ketiganya meliputi Desa Balerante, Sidorejo, dan Tegalmulyo. Dari tiga desa itu, masyarakat Balerante dan Tegalmulyo saat ini sudah mulai mengungsi ke barak pengungsian sementara.

“Bagi warga Sidorejo memang belum, tapi kami terus lakukan pendekatan secara persuasif agar tidak menimbulkan kepanikan disana. Harus pelan- pelan,” kata dia.

Meski belum diungsikan, namun di Sidorejo sudah menyiapkan tempat pengungsian sementara, yakni dengan memanfaatkan GOR Kalimosodo yang berada di radius sekitar 8 km dari puncak. Anwar meyakini setiap desa memiliki SOP tersendiri dalam mengantisipasi bahaya erupsi Merapi.*

 

(Sorot-Memet)

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *