Kades di Karanganyar Resah Dengan Maraknya Oknum LSM, Bupati Meminta Tim Siber Pungli Memantau dan Turun Tangan

Menurut politikus Partai Golkar, kedatangan orang mengaku LSM menemui kepala desa itu mengganggu kinerja. (Foto/dok)

 

FOKUSLINTAS.com – Kalangan kepala desa (kades) di Karanganyar mengeluhkan sepak terjang sejumlah orang mengaku lembaga swadaya masyarakat atau LSM tertentu kepada Bupati Juliyatmono.

Perihal keluhan kades yang resah akibat ulah oknum LSM itu disampaikan Bupati saat memberikan sambutan pada rapat koordinasi Satgas Saber Pungli di Ruang Anthurium kompleks Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (7/10/2020).

Namun, Bupati Juliyatmono enggan menyebutkan orang yang mengaku LSM tersebut siapa dan dari mana.

“Saya tidak menyebut, oknum saja sering kula nuwun ke desa. Pak kades sering sambat. Sing rada angel ngatasi LSM. Sering [dapat laporan]. Yang ada di desa itu sering kedatangan tamu tak diundang. Kalau tidak disangoni enggak pulang-pulang,” tutur Bupati Karanganyar sembari terkekeh saat berbincang dengan wartawan seusai rapat koordinasi.

Menurut politikus Partai Golkar, kedatangan orang mengaku LSM menemui kepala desa itu mengganggu kinerja.

Oleh sebab itu Yuli, sapaan akrab Juliyatmono, berharap satuan tugas (Satgas) Saber Pungli Karanganyar dapat membantu memecahkan persoalan tersebut.

“Kades kan sering menghindar. Daripada ketemu dia [orang mengaku LSM] mending menghindar. Lha, ada warga butuh tanda tangan pak kades tetapi dia [kades] enggak ada di kantor. Jadi terhambat. Tim Saber Pungli perlu membantu agar mereka [kades] tidak ketakutan,” ungkapnya.

Terus Memberikan Pelayanan Prima
Lebih lanjut, Bupati Karanganyar berharap kepala desa terus memberikan pelayanan prima dan tidak perlu resah dengan keberadaan orang mengaku LSM. Dengan catatan, kepala desa menjalankan tugas dan wewenang sesuai aturan berlaku.

“Tetap memberikan pelayanan sepanjang tidak ada hal melenceng. Kan enggak masalah. Dihadapi dengan tegas dan baik. Perlu bareng-bareng dengan satgas,” tegas dia.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Karanganyar menyayangkan ada oknum menyalahgunakan makna dari organisasi LSM.

LSM menurut laman wikipedia adalah organisasi yang didirikan perorangan atau sekelompok orang yang secara sukarela memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa bertujuan memperoleh keuntungan dari kegiatan itu.

Secara gamblang, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar itu mengaku kesulitan mengatasi polah sejumlah orang mengaku LSM.*

 

 

Editor: Adm

(Slc/Bgs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *