Presiden Jokowi Kirim Bantuan Sembako ke Pengungsi Klaten

Presiden Jokowi Kirim Bantuan Sembako ke Pengungsi Klaten. (Sorot)

 

FOKUSLINTAS.com – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengajukan bantuan untuk warga Klaten yang terancam bahaya erupsi Gunung Merapi. Bantuan berupa paket sembako yang dikirim ke dua tempat pengungsian di Desa Balerante dan Tegalmulyo.

Informasi yang dihimpun, bantuan itu dibagi masing- masing- masing-masing 100 paket sembako untuk Desa Balerante dan Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang. Adapun bentuk bantuannya setiap paket berisi beras 5 kg, minyak goreng satu liter, gula pasir satu kilogram, dan satu bungkus teh.

Bantaun dari Presiden dikirim melalui Sekretariat Presiden pada Senin kemarin. Kalau di Balerante ada 100 paket sembako yang didrop ke tempat pengungsian, desainer Kaur Perencanaan Desa Balerante, Jainu, Kamis (12/11/2020).

Lebih lanjut disampaikan bantuan tersebut akan diberikan kepada warga yang kini sedang mengungsi. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat ditengah naiknya tingkat status Gunung Merapi dari waspada menjadi siaga

Salah seorang relawan dari Desa Balerante Wardoyo mengatakan sampai saat ini bantuan untuk warga yang mengungsi terus mengalir. Kendati demikian, masih ada sejumlah kebutuhan yang perlu diperhatikan, misalnya kasur, hingga perlengkapan bagi anak- anak maupun bayi.

Kalau untuk alas tidurnya pakai tikar dari BPBD Klaten. Tapi ya masih ada kebutuhan lain yang harus diperhatikan, salah satunya kebutuhan pengungsi anak- anak, pernah dia.

Kabupaten Klaten menjadi salah satu daerah rawan bencana erupsi Gunung Marapi. Ada tiga desa yang masuk kawasan rawan yakni Balerante, Sidorejo, dan Tegalmulyo. Dari tiga desa tersebut, warga yang sudah mulai mengungsi barasal dari Tegalmulyo dan Balerante.

Tempat pengungsian sementara di Balerante memanfaatkan aula balai desa setempat. Sedangkan di Tegalmulyo menggunakan gedung serba guna. Hampir setiap malam, rata- rata jumlah pengungsi sekitar 70- 80 orang. Setelah itu sebagian besar pulang lagi padi harinya.* (Memet)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *