Pilwakot di Solo, Bawaslu Sita Ratusan Alat Peraga Kampanye Ilegal

Penurunan APK yang dilaksanakan Bawaslu Solo bersama dengan pihak terkait (dok/tim)

 

FOKUSLINTAS.com — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo menyita sebanyak 155 alat peraga kampanye (APK) di sejumlah titik yang dipasang Paslon Walikota-Wakil Walikota. Dalam kegiatan penurunan APK ilegal bersama dengan Satpol PP dan TNI-Polri ini, Bawaslu menurunkan APK, baik dari Palon Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa maupun Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo).

“Dasar penertiban ini adalah pemasangan APK dan melanggar Perwali Nomor 2 Tahun 2009 tentang white area atau zona terlarang,” terang Komisioner Bawaslu Solo Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Muh Muttaqin kepada wartawan, Selasa (17/11) siang.

Dalam pelaksanaannnya, kata Muttaqin, tim dipecah menjadi dua, yakni menyusuri kawasan utara dan selatan Kota Solo. Hasilnya, terdapat 128 APK yang berhasil diturunkan di wilayah utara dan 27 APK di wilayah selatan.

“Jadi, total APK yang diturunkan untuk hari ini mencapai 155 APK, baik dari Paslon nomor urut 1 maupun 2,” kata Muttaqin.

Disinggung mengenai kawasan white area, Muttaqin mengatakan, diantaranya jalan protokol, tempat ibadah, sekolah, pohon pinggir jalan, dan lainnya. APK yang diturunkan yakni baliho, spanduk, dan umbul-umbul.

“Beberapa yang diamankan hari ini yakni di Jl Juanda, Jl Kaptem Mulyadi, Jl Veteran dan lainnya,” jelasnya.

Upaya penurunan APK yang dilakukan, lanjutnya, akan dilaksanakan secara rutin setiap hari. Masyarakat juga dapat melaporkan APK liar yang terpasang di wilayah mereka.

“Nantinya, akan kami tindaklanjuti dengan melaksanakan penurunan,” katanya.*

(Tim-Dwi S)

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *