Kasus Korupsi Dinas Lingkungan Hidup, Kejari Menahan Tiga Tersangka

 

Dugaan Kasus Korupsi DLH Purbalingga, Kejari Tahan Tiga Orang. Foto: dok

 

FOKUSLINTAS.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Purbalingga menahan tiga orang yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Purbalingga.

Tiga orang yang ditahan itu terdiri dari dua Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seorang swasta. Dugaan kasus korupsi itu terkait dana Bahan Bakar Minyak (BBM) dan dana retribusi sampah.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Purbalingga, Mayer Volmar Simanjuntak mengatakan, dua ASN yang ditahan masing-masing CK dan M.

Sedang seorang swasta yakni SK, karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Ketiganya langsung ditahan di sel gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Purbalingga, pekan lalu.

“Hari ini kami menetapkan tiga tersangka dugaan tindak korupsi pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga Tahun Anggaran 2017-2018,” kata Mayer Volmar Simanjuntak.

Mayer menambahkan, saat peristiwa korupsi terjadi, CK menjabat Kasi Pengelolaan Sampah dan PPTK. Sedang M sebagai staf PPTK merangkap bendahara penerimaan retribusi pelayanan sampah.

Modus tersangka CK dan M dengan membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ) pembelian BBM yang dibuat lebih besar nilainya dan menjadikan selisih pembayaran. Ketika diakumulasi selama dua tahun anggaran yang diselewengkan mencapai Rp 870 juta.

Tersangka SK berperan menerima menerima uang pembelian BBM truk pengangkut sampah. Hanya saja uang itu tidak untuk membeli BBM dan dikembalikan lagi kepada CK dan M. “Satu modus lagi, dalam penyetoran retribusi pelayanan sampah yang tidak disetor seluruhnya kas daerah. Sebagian dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” ujar Mayer.

Sebelum dilakukan penahanan, ketiga tersangka menjalani tes kesehatan dan rapid test. Ketiganya dinyatakan sehat dan non reaktif.

“Langsung dilakukan penahanan di rutan Purbalingga, selama dua puluh hari kedepan,” ujarnya. [jie-tim]

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *