Solusi Galau Cinta, Berikut Ini Keampuhan dari Mantra Aji Semar Mesem Versi Jawa

 

Kesaktian dan Mantra Aji Semar Mesem Jawa. Foto : dok (Prapto/fokuslintas.com)

 

FOKUSLINTAS.com – Keampuhan dan kesaktian yang banyak di gembor-gemborkan banyak kalangan, tentang sebuah ilmu pelet atau guna-guna tingkat tinggi Aji Semar Mesem, untuk jenis ilmu ini ada banyak sekali versi yang namanya Aji Semar dari Lungguh, Kuning, Ireng hingga Mesem.

Kesaktian dan Mantra Aji Semar Mesem

Ada banyak sekali macamnya Mantra atau Ajian Semar Mesem yang sama sekali tidak di ketahui mana sumber aslinya, semua keilmuan di pelajari dengan olah laku tirakat hingga keyakinan yang mendalam akan sebuah keilmuan Kejawen.

Pada artikel ini, membahas dan mencakup dari kesemua fungsi-fungsi dan penyebutan mantra dari ilmu Aji Semar Mesem, untuk lebih jelasnya tentang mantra dan tirakat serta cara pengunaanya silahkan ikuti langkah demi langkahnya dibawah ini:

Lelaku

Tapa lelono selama 41 hari, yang dimaksudkan disini adalah Anda berjalan tanpa henti sambil mencari tanda-tanda atau wangsit di terima atau tidaknya Tapa Lelono yang Anda jalani.

Dalam olah Tapa ini Anda di tuntut menjadi seorang yang mengayomi, sabar dan rendah diri serta mampu melerai pertikaian dan mengetengahi sebuah masalah yang Anda temukan saat menjalaninya, tidak harus Anda berjalan di tempat ramai bisa juga di hutan, ladang ataupun rimba jika Anda ingin bersatu dan mengetengahi urusan makhluk tak kasat mata mungkin Anda di haruskan bisa melihat dan berkonsultasi dengan mereka akan tetapi saya rasa ini tidak perlu karena hal yang nyata pasti akan terlihat.

Mantra dan Cara Mengunakan

(Proses Berdiri) Hong sanghyang jagating semar, semar ireng pangucapku (tarik nafas dalam) semar….. ing pangkuanku (Proses Duduk) semar …… ing mripatku (Proses Pengambaran Target) semar mesem ajian ku, grecek-grecek uyue ki semar ireng aji ……………..(Maaf privasi), ora ono wong bagus kecobo aku ra iso turu yen durung ketemu aku. Yen ketemu turu tangek no, yen ketemu tangi adekno, yen ketemu madep lakok no purun edan sido gendeng yen durung ketemu aku sido katut turut lutut pangambaranku (Tiupkan Ke Gambaran) kun fayakun saking kersaning gusti allah.

Berikut saya tambahkan sedikit, yang saya tandai kurung itu sebuah proses di pengucapan mantra harus di barengi dengan laku atau gerak tubuh, (Tapi maaf kami privasikan).

Pangambaran yang saya maksudkan di sini, bukanlah membayangkan wajah si target akan tetapi menghadirkan sukma utuh dari target saat mata terpejam gambaran target akan tampak utuh seperti orangnya disini membutuhkan ketajaman batin.

Jika Anda kalah kuat dengan target bisa dipastikan sulit untuk hadirnya gambaran, begitu juga jika dia dalam keadaan terjaga akan sulit mengambil gambarnya, target harus benar-benar apes setidaknya waktu malam hari saat ia tertidur.

Jika Anda mengunakan ilmu ini di siang hari, atau target sedang terjaga tidak masalah jika Anda punya Aji Begananda dan menghantarkan ilmu itu.

Harap di ingat, ilmu ini bukan untuk tujuan main-main.

(Prapto)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *