Jateng Bersholawat, Gubernur Ganjar: Ayo Jangan Remehkan Protokol Kesehatan

Pemprov Jateng kembali menggelar agenda tahunan “Jateng Bersholawat” (humas jateng)

 

FOKUSLINTAS.com — Pemprov Jateng kembali menggelar agenda tahunan “Jateng Bersholawat” dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (20/11).

Pada penyelenggaraan “Jateng Bersholawat” di masa pandemi Covid-19 ini, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng turut dilibatkan dalam pengoordinasian guna membantu penyebarluasan acara tersebut melalui siaran radio dan televisi lokal.

Tujuannya, untuk mematuhi protokol kesehatan supaya tidak banyak mengajak orang berkerumun di satu tempat. Selain itu, masyarakat tetap dapat menggemakan peringatan Maulid Nabi meski dari rumah masing-masing.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Dalam sambutan virtualnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak lelah mengingatkan masyarakat untuk tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan.

“Jangan sampai jerih payah yang kita lakukan selama ini buyar karena tindakan sepele, tidak menerapkan protokol kesehatan, mengabaikan imbauan,” kata Ganjar Pranowo –seperti dilansir laman humas.jatengprov.go.id.

Menurutnya, kebiasaan baru itu tidak boleh diremehkan dan harus diterapkan semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Ayo jangan remehkan protokol kesehatan. Ini harus dipatuhi, setinggi maupun serendah apapun jabatan masyarakat. Apapun suku dan agamanya, serta berapapun usianya,” tegas Gubernur dua periode itu.

Disisi lain, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen juga mengingatkan bahwa semua orang berpotensi terkena Covid-19.

“Bahwa wabah atau virus bisa terjadi pada siapapun. Tidak pandang bulu. Saya ajak masyarakat, yuk bareng-bareng kita semua harus sabar,” imbaunya.

Definisi sabar, menurut Taj Yasin yakni menahan diri dari kegiatan yang berpotensi memunculkan risiko penularan lebih besar.* (Tim-Mei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *