Wouw! Candi Borobudur Ditutupi Terpal Warna Warni, Begini Penampakannya!

Candi Borobudur ditutupi dengan terpaulin warna warni | berita magelang

 

FOKUSLINTAS.com — Mengantisipasi terjadinya hujan abu dari erupsi Gunung Merapi, stupa Candi Borobudur di Kabupaten Magelang ditutupi menggunakan terpal jenis terpaulin. Stupa Candi Borobudur yang sudah ditutupi terpaulin berada di lantai 8 dan 9. Di lantai 8 ada 32 stupa, kemudian di lantai 9 ada 24 stupa candi. Totalnya sebanyak 56 stupa Candi Borobudur yang sudah ditutupi dengan terpaulin.

Dilansir dari laman berita magelang, Rabu (25/11), penutupan terpaulin juga dilakukan pada lantai di lorong 3, 4, 5 dan 6 dengan warna beragam. Lorong yang ditutupi ini pada saat siang hari memantulkan sinar di dinding candi dengan warna berbeda.

Lorong ini ditutup lantaran terdapat saluran air atau drainase. Dikhawatirkan jika abu masuk di saluran air, semakin sulit dibersihkan. Demikian di stupa candi itu, ada lubang-lubang yang jika abu masuk sulit dibersihkan.

Pamong Budaya Ahli Madya Balai Konservasi Borobudur (BKB) Yudi Suhartono mengatakan upaya tersebut sebagai kesiapan BKB meminimalisasi dampak bahaya abu vulkanik terhadap candi. Salah satunya adalah pada saluran drainase dan pelapukan batunya.

“Selain mencegah pelapukan batu karena di bawah ada saluran drainase yang harus kita lindungi,” kata Yudi.

Penutupan stupa dan lorong dengan terpaulin, kata dia, belajar dari pengalaman Merapi 2010 dan Kelud 2014 yang meletus mengeluarkan abu vulkanik sampai Candi Borobudur. Saat itu abu vulkanik memiliki pH 3-4, itu asam. Ketika pH asam itu kena batu, dia akan mengalami kerusakan batu.

“Batu akan menjadi lapuk kalau dibiarkan terus menerus. Pengalaman itu yang membuat kita melaksanakan ini,” kata Yudi.

Upaya penutupan ini dilakukan, lanjutnya, akan memudahkan proses pembersihan. Sedangkan saat erupsi Merapi 2010, pembersihan sulit sekali hingga membongkar batu lantai untuk membersihkan drainase.

“Pengalaman 2010 setengah mati kita membersihkannya. Membongkar batu lantai membersihkan drainase,” bebernya.(*)

 

Kont: Agus

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *