Korupsi Alat Kesehatan dan Rugikan Negara Senilai Rp3,2 Miliar, Kejari Tetapkan 2 Tersangka

Tersangka dugaan korupsi Alkes RSUD Soewondo Kendal digelandang ke mobil kejaksaan untuk dititipkan di tahanan Polres Kendal. (As/kont kendal)

FOKUSLINTAS.com Kasus dugaan korupsi Alat Kesehatan (Alkes) di RSUD Soewondo Kendal tahun anggaran 2013 diungkap Kejaksaan Negeri Kendal. Dua tersangka dugaan korupsi ini dititipkan ke tahanan Mapolres Kendal, pekan lalu.

Pengungkapan dugaan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan ini berdasarkan audit dari BPKP Provinsi Jawa Tengah bahwa Pengadaan alat kesehatan, alat kedokteran dan KB itu membuat kerugian negara mencapai Rp 3,2 miliar.

Diketahui bahwa pengadaan tersebut terdiri dari 15 item barang yakni Anesthesia Machine, Electrosurgical Unit, Operating Table, Operating lamp, Traction, Shortwave Diathermy, Ent Diagnostic, Dental Unit + Accessories, Infusion Pump, Bedside Monitor, Suction Pump, Incubator, ECG, Chemistry Analyzer dan Hematologi Analyzer.

Pengadaan tersebut memakan anggaran mencapai Rp 14,2 miliar, namun ternyata anggaran yang terpakai hanya Rp 9,6 miliar.

Kasi Pidsus Kejari Kendal, Dani K Daulay mengatakan bahwa dalam kasus tersebut pihaknya menetapkan 2 orang tersangka yakni Zaninal Arifin, Pejabat Pembuat Komitmen RSUD Dr Soewondo yang membuat perjanjian pengadaan tersebut dan Erni Kusumawati, direktur perusahaan yang melakukan pengadaan tersebut.

Ia menyebutkan proses perkara tersebut saat ini masuk pada pelimpahan tahap 2 yakni menyerahkan tersangka dan barang bukti agar dapat memasuki proses persidangan.

Saat ini kedua tersangka kami lakukan penahanan selama 20 hari. Kami titipkan di sel tahanan Polres Kendal, katanya seusai melakukan pemeriksaan kedua tersangka di Kantor Kejari Kendal.

Menurutnya saat ini pihaknya terus melakukan pengumpulan barang bukti lain dan pendalaman terhadap kasus tersebut. Pihaknya pun tak menampik akan muncul tersangka baru lagi dari kasus tersebut.

Bisa dimungkinkan muncul tersangka lainnya dari pengumpulan bukti lainnya, Namun saat ini hanya ada dua saja karena barang bukti masih mengarah kepada dua orang itu saja,pungkasnya.

Kedua tersangka mengenakan rompi oranye dengan tangan terborgol digiring ke mobil Kejaksaan Negeri Kendal untuk dibawa ke Polres Kendal.

Sebelumnya kedua tersangka menjalani pemeriksaan di Kejari Kendal dan setelah berkas lengkap keduanya dilakukan penahanan.* (Dwi-Sum)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *