Catat dan Monitor, 436 Bidang Tanah Kas Desa di Klaten Bakal Terdampak Proyek Jalan Tol

Patok silinder terpasang di lahan terdampak jalan tol. Foto: dok

FOKUSLINTAS.com | Proyek jalan Tol Yogya-Solo diperkirakan bakal memangkas 436 bidang tanah kas desa di Klaten. Disisi lain, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Klaten menyatakan mekanisme ganti kerugian tanah kas desa berbeda dengan milik warga.

Salah seorang Staf Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Klaten, Sudarto, mengatakan kepastian jumlah tanah kas desa yang terdampak proyek jalan tol masih disinkronkan. Namun, sesuai data sementara yang diterima Pemkan Klaten ada sekitar 436 bidang.

Kalau jumlah bidang tanah kas desa yang terdampak jalan tol belum, fixnya belum karena sedang disinkronkan. Tali kalau data sementara diawal yang terdampak mencapai 436 bidang, ujarnya, pekan lalu.

Pihaknya mengaku mekanisme pencairan ganti kerugian atau penggantian tanah kas desa jauh berbeda dibanding dengan tanah milik warga. Ganti kerugian tanah kas desa mengacu Permendagri No. 1/ 2016. Prosesnya juga memakan waktu dan izin dari pemerintah.

Dalam aturan itu, dijelaskan penggantian tanah kas desa harus menunggu persetujuan dari gubernur. Apabila sudah ada izin dan uang ganti kerugian cair, pemerintah juga harus membentuk panitia tingkat desa guna mencari lahan pengganti tanah kas desa yang terdampak.

“Jadi untuk pencairannya tidak bisa langsung, ada tahapannya. Yang menentukan harga dari tim apprasial, tim dari desa hanya cari lahan pengganti,” jelasnya.

Sementara itu Kasubsi Pemberdayaan Masyarakat dan Penetapan Hak, BPN Klaten, Daliman mengaku bangunan kepentingan umum yang berada di tanah negara tidak ada ganti ruginya. Misalnya di jalan desa terdapat gapura, maka yang akan dihitung hanya gapura.

“Misalnya di jalan desa ada gapura, itu untuk ganti ruginya jalan tidak ada. Tapi untuk ganti rugi bangunan ada, masuknya ke desa. Semua sudah ada timnya.” pungkas dia.*

 

(Sor-Met)

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *