Patuhi Prokes dalam Pilkada dan Tahun Baru, Polresta Gandeng Senkom Mitra Polri

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak (kiri) menerima company profile Senkom Mitra Polri dari Ketua Senkom Mitra Polri Kota Surakarta, Kevin Fabiano (kanan) usai audiensi di Mako 2 Polresta Surakarta, Senin (30/11/2020. (FOTO/dokumentasi)

FOKUSLINTAS.com – Upaya mencegah penyebaran Covid-19, berbagai langkah dilakukan Polresta Surakarta. Institusi Polri di Kota Solo tersebut mengandeng Senkom Mitra Polri dalam mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan (prokes) bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Dalam audiensi yang berlangsung di Mako 2 Polresta Surakarta, Senin (30/11/2020), Senkom Mitra Polri mendukung penuh langkah Polresta dalam menjalankan program tiada hari tanpa razia (THTR) untuk menegakkan prokes sesuai maklumat Kapolri, Jenderal Pol Idham Aziz.

Usai audiensi, Ketua Senkom Mitra Polri Kota Surakarta, Kevin Fabiano, mengemukakan hingga saat ini Senkom turut menyosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Program sosialisasi itu, lanjut dia, semakin diintensifkan dalam beberapa hari terakhir menjelang Pilwalkot Solo pada 9 Desember 2020.

“Kami bersama Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak bersinergi dalam penegakan prokes. Jangan sampai masyarakat takut datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menentukan pilihan. Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk datang ke TPS dalam keadaan aman dan nyaman,” jelas Kevin.

Ketua Senkom Mitra Polri Solo itu menyebut Senkom memiliki aplikasi berbasis online yakni Senkom Digital Comunication (SDC) agar dengan mudah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas.

Dia menambahkan, informasi sekecil apapun yang diperoleh Senkom di lapangan dapat ditindaklanjuti Bhabinkamtibmas yang kemudian diteruskan ke jenjang atas dengan cepat.

Adapun Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjutak, menegaskan dalam audiensi dengan para sesepuh dan pengurus Senkom yang baru, bahwa protokol kesehatan menjadi bahasan utama. Dia juga menjelaskan sebelum diluncurkannya vaksin, prokes menjadi vaksin utama dalam hal pencegahan virus corona.

“Kami meminta Senkom untuk ikut serta membangun kesadaran masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan lewat 4 M. Agenda Pilkada juga menjadi pembahasan agar dapat berjalan menggunakan prokes,” tegasnya.

Mantan Dirreskrimsus Polda Lampung itu juga menjelaskan kepolisian dan Senkom berjalan beriringan dalam mewujudkan Pilkada yang sehat dan aman. Sehingga masyarakat tidak ragu-ragu dalam memberikan hak suara karena seluruh pelaksanaan Pilkada memperhatikan protokol kesehatan ketat.

Pada sisi lain, Kapolresta juga menandaskan bahwa dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru kepolisian turut melibatkan Senkom di pos-pos pengamanan mendatang.

Menyambut Natal dan Tahun Baru, Ade Safri juga menegaskan, apabila ada kerumunan massa akan dibubarkan. Hal itu berlaku di setiap titik yang mengundang massa. Sebab apapun bentuk kegiatan yang mengundang massa tidak akan diizinkan.

Menyambut Perayaan Natal, Kapolresta mengimbau agar kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring. Begitu pula kegiatan di perhotelan juga dilarang apabila mengundang tamu dalam jumlah besar. (Ris/Sam)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *