Fakta Mobil yang di Kemudikan Warga Brojol Miri Tertabrak Kereta Api di Ngebuk, Kebacut Ambyar Ternyata Rentalan

 

Mobil yang dihantam kereta api di perlintasan tanpa palang di Ngebuk, Gemolong, Sragen, pada Selasa (1/12/2020) malam ternyata mobil rental. Foto: dok

FOKUSLINTAS.com – Fakta baru terungkap dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi antara mobil Honda Mobilio dengan KA Matarmaja di perlintasan tanpa palang di Ngebuk, Gemolong, Sragen, pada Selasa (1/12/2020) malam.

Ternyata, Honda Mobilio yang dikemudikan Anisa Dwi Sintawati, 18, merupakan mobil rentalan. Perempuan asal Dukuh Karanganyar RT 008, Desa Brojol, Kecamatan Miri, Sragen, membawa mobil rentalan itu dari Plupuh menuju Miri.

Dalam perjalanan, mobil rentalan itu dihantam KA Matarmaja nomor loko 2039803 jurusan Pasar Senin-Malang dengan masinis Deky Suryo yang melaju dari arah Sumberlawang.

Mobil itu ringsek dan terdorong oleh kereta hingga masuk parit. Beruntung, Anisa selamat dari kecelakaan itu setelah melompat dari mobil sesaat sebelum terjadi kecelakaan.

“Betul mobil rental. [Dugaan penyebab kecelakaan] mobil macet di tengah perlintasan kereta api,” jelas Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra kepada awak media, Rabu (2/12/2020).

Fakta lain yang terungkap adalah Anisa yang baru berusia 18 tahun diketahui belum lama bisa mengemudikan mobil. Sekadar catatan, salah satu syarat untuk mendapatkan SIM A minimal berusia 17 tahun.

Diduga Anisa belum mahir betul saat mengemudikan mobil rentalan itu sehingga terjadi mati mesin tepat di perlintasan KA tanpa palang tersebut.

“[Dia] belum lama bisa mengemudikan mobil,” terang AKP I Ketut Putra.

Anisa selamat dari kecelakaan meski mobil Honda Mobilio yang dikemudikannya ringsek tidak berbentuk akibat dihantam KA di Gemolong, Sragen. Kecelakaan antara mobil dan KA penumpang itu terjadi di persimpangan tanpa palang, Ngebuk, Gemolong, Sragen, pada Selasa malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Kecelakaan itu bermula ketika Anisa mengemudikan mobilnya dari arah Gemolong. Saat menyeberangi perlintasan KA tanpa palang di Ngebuk, tiba-tiba mobilnya mogok. Bersamaan dengan itu, muncul kereta api melaju dari arah Sumberlawang menuju Solo.

Anisa yang merasa panik langsung keluar dari mobilnya dan menjauhi lokasi. Ia selamat dari kecelakaan itu. Namun, ia harus merelakan mobil itu dihantam si ular besi hingga ringsek tidak berbentuk.

“Mobilnya terseret sekitar 10 meter. Kondisinya ringsek di bagian depan dan belakang. Mobil itu lalu terdampar di parit,” ujar Supangat Suharyono, sopir ambulans Layanan Umat NU Cabang Miri.* (Tim/Slc/Fks)

 

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *